Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Insentif Guru Tertunda karena Kendala Teknis, DPRD Soroti Minimnya Komunikasi

Kompak.id, Samarinda – Pasca Pertemuan antara DPRD Samarinda dan Disdikbud Kota Samarinda beberapa hari lalu, didapatkan fakta bahwa persoalan keterlambatan insentif guru di Samarinda ternyata lebih banyak dipicu oleh kendala teknis alih-alih masalah anggaran.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menjelaskan bahwa beberapa guru belum menerima insentif karena persoalan rekening yang tidak aktif atau bermasalah.

Kondisi tersebut menyebabkan proses transfer dana tidak dapat dilakukan. Akibatnya, pembayaran insentif yang seharusnya diterima tepat waktu menjadi tertunda.

“Contohnya rekening tidak aktif, sehingga saat ditransfer tidak bisa masuk. Untuk memperbaiki itu kan butuh proses,” jelas Ismail, Kamis (7/5/2026)

Ia menambahkan, lamanya proses perbaikan rekening menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan. Namun yang menjadi sorotan adalah kurangnya komunikasi kepada guru yang terdampak.

Menurutnya, banyak tenaga pendidik yang tidak mengetahui alasan keterlambatan tersebut. Hal inilah yang kemudian memunculkan berbagai asumsi di lapangan.

“Jika kendala teknis dapat disampaikan secara terbuka, maka potensi kesalahpahaman bisa diminimalisir,” terang Ismail.

Ismail menyebut, Transparansi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan.

DPRD pun mendorong agar Disdikbud segera memperbaiki sistem komunikasi dan memastikan setiap kendala tersampaikan dengan jelas kepada guru yang bersangkutan.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian masalah, agar tidak ada lagi insentif yang tertunda hingga berbulan-bulan tanpa kejelasan. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts