Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Viktor Yuan Dorong Pariwisata, Budaya, dan UMKM Samarinda Terhubung

Kompak.id, Samarinda – Pengembangan pariwisata di Kota Samarinda dinilai tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan sektor budaya dan UMKM. Potensi wisata yang dimiliki daerah dinilai akan lebih kuat apabila diikuti pengembangan produk masyarakat serta penguatan identitas budaya di setiap kawasan wisata.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan kebijakan pariwisata, budaya, dan UMKM perlu ditempatkan dalam satu ekosistem pengembangan. Meskipun kewenangan pemerintah daerah terbagi dalam perangkat daerah berbeda, program yang dijalankan menurutnya tetap harus saling mendukung.

“Pariwisata, budaya dan UMKM ini sebenarnya saling berkaitan. Jangan sampai masing-masing berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya, Selasa (25/8/2026).

Menurut Viktor, Samarinda memiliki sejumlah kawasan yang dapat dikembangkan dengan pendekatan tersebut. Desa Budaya Pampang, Kampung Tenun, hingga Kampung Ketupat disebut memiliki karakter masing-masing yang dapat menjadi bagian dari pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Pengembangan kawasan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas fisik. Identitas tempat, aktivitas budaya, serta produk yang dihasilkan masyarakat harus ikut diperkuat agar wisatawan memiliki pengalaman yang khas ketika berkunjung.

Viktor yang juga menjadi Ketua Pansus Raperda Pengelolaan dan Pengembangan Daerah Pariwisata menilai agenda budaya dapat menjadi bagian penting dalam menarik kunjungan. Salah satunya melalui kegiatan budaya yang dilaksanakan secara konsisten.

“Misalnya Pampang, festival budayanya setiap tahun itu harus menjadi kalender budaya yang tetap,” katanya.

Menurutnya, agenda seperti festival budaya tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan tahunan. Pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih terarah sehingga kegiatan tersebut mampu menjadi bagian dari identitas wisata Samarinda.

Pada saat yang sama, keberadaan UMKM di sekitar kawasan wisata juga perlu diperkuat. Produk lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman wisatawan sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi.

Viktor melihat pendekatan tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah tidak cukup hanya mempromosikan destinasi, tetapi juga harus memastikan masyarakat di sekitar kawasan memiliki kapasitas untuk mengambil manfaat dari aktivitas wisata.

“Kalau pariwisata berkembang, budaya kuat dan UMKM ikut bergerak, semuanya bisa saling menguatkan. Itu yang harus kita bangun di Samarinda,” pungkasnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts