Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Sekolah Andalkan Pihak Ketiga untuk Ajarkan AI, DPRD Soroti Keterbatasan Pemerintah

Kompak.id, Samarinda – Keterbatasan tenaga pengajar di bidang teknologi mendorong sejumlah sekolah di Samarinda menggandeng pihak ketiga untuk mendukung proses pembelajaran. Langkah ini dinilai sebagai solusi sementara di tengah tuntutan penerapan pendidikan berbasis digital, khususnya dalam pengenalan coding dan kecerdasan buatan (AI).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan bahwa beberapa sekolah bahkan telah menerima bantuan langsung dari perusahaan di sekitar lingkungan mereka.

Ia mencontohkan salah satu sekolah, yakni SMP 11, yang mendapatkan dukungan tenaga pengajar dari pihak perusahaan untuk memberikan edukasi terkait AI.

“Di SMP 11 itu malah dibantu oleh perusahaan sekitar, mereka memberikan tenaga untuk tambahan edukasi AI,” kata Novan, Selasa (5/5/2026).

Meski membantu, ia menilai kondisi ini menunjukkan bahwa pemerintah belum sepenuhnya siap dalam menyediakan tenaga pengajar di bidang teknologi.

Menurutnya, ketergantungan terhadap pihak ketiga tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang dalam sistem pendidikan.

“Ini memang membantu, tapi tidak bisa terus-menerus. Harusnya pemerintah juga punya kesiapan sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pelatihan tenaga pengajar di bidang teknologi dari pemerintah masih belum maksimal.

Padahal, perkembangan pendidikan digital menuntut kesiapan yang tidak hanya dari sisi kurikulum, tetapi juga dari kemampuan guru.

Novan menekankan pentingnya langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts