Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Samri Shaputra Imbau Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Kompak.id, Samarinda — Maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial menjadi perhatian Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah publik.

Menurutnya, perkembangan media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi. Namun di sisi lain, tidak sedikit informasi yang beredar tanpa proses verifikasi yang memadai sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Kita harus sama-sama menjaga kondusivitas, khususnya di Kota Samarinda. Jujur saja, yang sering membuat gaduh selama ini adalah informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi yang jelas,” ujar Samri, Kamis (11/6/2026).

Ia menilai masyarakat kerap menerima informasi secara mentah tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenaran sumber maupun isi pemberitaan yang beredar. Akibatnya, opini publik dapat terbentuk sebelum fakta yang sebenarnya terungkap.

Menurut Samri, prinsip verifikasi dan keberimbangan tetap harus menjadi pegangan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Karena itu, setiap informasi sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang terkait sebelum disebarluaskan.

“Kadang-kadang ada yang memberitakan sesuatu yang belum tentu benar, belum terkonfirmasi, tetapi sudah menyebar ke mana-mana. Akhirnya masyarakat membentuk opini sendiri dan situasinya menjadi gaduh,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam aktivitas penyebaran informasi. Menurutnya, penyampaian informasi yang hanya mengambil satu sisi tanpa memberikan ruang klarifikasi kepada pihak lain berpotensi menimbulkan ketidakadilan.

Samri mengaku pernah merasakan secara langsung dampak dari informasi yang berkembang tanpa verifikasi yang memadai. Karena itu, ia berharap masyarakat semakin kritis dalam memilah informasi yang diterima setiap hari.

“Saya hanya mengimbau agar masyarakat lebih bijak. Jangan mudah percaya sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya. Verifikasi itu penting supaya tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk pengguna media sosial, dapat berperan menjaga suasana yang kondusif dengan mengedepankan fakta dan menghindari penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kalau seperti itu, akhirnya ruang digital dapat dimanfaatkan secara lebih sehat dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts