Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Deni Hakim Dorong Penambahan Hidran di Kawasan Padat Penduduk untuk Perkuat Mitigasi Kebakaran

Kompak.id, Samarinda — Upaya penguatan mitigasi kebakaran di kawasan permukiman padat dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Salah satu langkah yang dianggap penting adalah memperbanyak keberadaan hidran dan fasilitas pendukung pemadaman di lingkungan warga yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan persoalan keterbatasan akses air dan sarana pendukung pemadaman masih menjadi kendala yang kerap ditemui saat terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk.

Menurutnya, banyak wilayah permukiman di Samarinda yang memiliki kepadatan bangunan cukup tinggi sehingga membutuhkan sistem penanganan dini yang lebih baik ketika musibah kebakaran terjadi.

“Yang harus kita pikirkan sekarang bukan hanya bagaimana memadamkan api ketika kebakaran terjadi, tetapi bagaimana memastikan masyarakat memiliki fasilitas pendukung yang memadai sejak awal. Hidran lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang penting,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Deni menjelaskan keberadaan hidran akan membantu petugas pemadam kebakaran mempercepat proses penanganan di lapangan, terutama pada kawasan yang memiliki akses jalan terbatas dan berada jauh dari sumber air yang mudah dijangkau.

Ia menilai kebutuhan tersebut perlu dipetakan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat agar penempatan fasilitas benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.

“Daerah-daerah yang padat penduduk tentu harus menjadi prioritas. Kita ingin ketika terjadi keadaan darurat, petugas tidak lagi terkendala persoalan sumber air atau sarana pendukung lainnya,” katanya.

Selain hidran, Deni juga menilai perlunya penyediaan fasilitas pendukung lain seperti pompa dan perlengkapan penanganan awal yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebelum bantuan datang ke lokasi kejadian.

Menurutnya, langkah pencegahan dan kesiapsiagaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas penanganan kebakaran yang dilakukan pemerintah.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan perangkat daerah terkait perlu terus dilakukan agar upaya pengurangan risiko kebakaran dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak kawasan permukiman di Kota Samarinda.

“Keselamatan warga harus menjadi perhatian bersama. Karena itu saya berharap kebutuhan-kebutuhan dasar untuk mitigasi kebakaran bisa mendapat perhatian lebih dalam program pembangunan ke depan,” tutupnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts