Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Anggaran Selalu Jadi Masalah, Tapi Pembangunan Butuh Tekad

Kompak.id, Samarinda – Seluruh daerah di Indoensia tengah mengalami efisiensi yang cukup besar dalam ranah anggaran, namun keterbatasan anggaran dinilai tidak semestinya membuat seluruh agenda pembangunan di Kota Samarinda berhenti pada tahap wacana. Penentuan prioritas dan keberanian pemerintah dalam merealisasikan program dinilai menjadi bagian penting dalam menjawab persoalan fiskal.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, mengatakan persoalan anggaran merupakan tantangan yang hampir selalu muncul dalam pembangunan. Namun, ketika sebuah program telah ditetapkan sebagai prioritas, pemerintah perlu mencari skema pembiayaan untuk mewujudkannya.

“Semuanya juga kalau sudah bicara anggaran selalu akan menjadi masalah. Kan hanya masalah niat, hanya masalah menunjukkannya, hanya masalah proporsinya,” ujar Andriansyah, Senin (17/8/2026)

Ia menilai keterbatasan fiskal perlu disikapi dengan menentukan program yang benar-benar dianggap penting. Menurutnya, pemerintah dapat menyesuaikan kemampuan anggaran dengan target pembangunan yang ingin dicapai.

Andriansyah kemudian mencontohkan pembangunan terowongan di Samarinda. Menurutnya, ketika pembangunan tersebut telah menjadi bagian dari prioritas, persoalan pembiayaan kemudian dicari penyelesaiannya.

“Ketika membangun terowongan Samarinda dengan semangat supaya terowongan Samarinda itu bagus, tidak ada masalah. Artinya hanya mau dan tidak, tekad,” katanya.

Pandangan tersebut ia kaitkan dengan sejumlah kebutuhan pembangunan lain, termasuk pengembangan transportasi massal di Samarinda. Gagasan mengenai transportasi darat dan sungai, menurutnya, membutuhkan keputusan yang jelas agar tidak berhenti sebagai konsep.

Ia menilai pemerintah tidak cukup hanya memiliki niat untuk menjalankan sebuah program. Niat tersebut harus diterjemahkan menjadi perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan yang terukur.

“Ketika niat membangun terowongan itu apa ada kendala? Tidak ada. Clear, dicarikan anggarannya,” tegasnya.

Menurut Andriansyah, kondisi fiskal memang menjadi tantangan dalam menjalankan pembangunan. Namun, persoalan tersebut perlu dihadapi dengan menentukan prioritas dan menunjukkan keseriusan dalam merealisasikan program yang telah dipilih.

“Niat saja belum cukup. Tapi tekad itu melebihi niat. Mau, bisa kita laksanakan,” pungkasnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts