Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
BERITA UTAMA

Wagub Apresiasi Lomba Desain Batik Dinas PUPR Kaltim

Berbagai kegiatan sengaja digelar untuk memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum.

SAMARINDA – Menyambut peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang & Perumahan Rakyat (PUPR & Pera) Provinsi Kaltim menggelar sejumlah kompetisi dari skala provinsi hingga nasional. Peringatan dilaksanakan setiap 3 Desember ini berangkat dari peristiwa gugurnya  tujuh karyawan yang berjuang mempertahankan markas Departemen PU di Kota Bandung yang dikenal sebagai Gedung Sate.

Kegiatan yang dilombakan di antaranya lomba senam sehat dan lomba baca puisi diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat Provinsi Kaltim. Ada pula lomba desain batik busana kerja dengan sasaran peserta masyarakat umum skala nasional.

Selasa (29/11/2022) tadi berlokasi di Pendopo Odah Etam Jalan Gajah Mada Samarinda, puncak pagelaran Lomba Desain Batik Busana Kerja Dinas PUPR & Pera Provinsi Kaltim dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. Acara juga dipenuhi musik dan tarian etnik Kaltim yang sukses memukau pandangan para undangan.

Wagub Hadi Mulyadi yang menutup agenda tersebut menyampaikan, mengapresiasi rangkaian acara tersebut. Pasalnya, kegiatan ini dinilai sukses memberikan semangat baru bagi talenta muda sekaligus mengenalkan pesona Bumi Etam ke khalayak nasional.

“Kenapa ini sangat luar biasa? Karena memberikan semangat bagi generasi muda khususnya para desainer muda untuk berkarya. Terutama dalam mendesain busana kerja dan batik Dinas PUPR dan Pera Kaltim. Semoga program seperti ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ucap Hadi.

Tiba di momen dinanti seluruh peserta, masing-masing dewan juri bacakan pengumuman pemenang di tiap kategori perlombaan. Adapun nama-nama yang keluar sebagai juara pertama ialah Rahmad Azazi Rhomantoro, disusul dengan Marlia Susana, dan Darmawati. Ketiganya berhasil amankan sebagai tiga besar lomba baca puisi.

Diketuai Sri Rejeki, ST. M.Si, kegiatan lomba Senam Sehat Pekerja Etam TKK Kaltim juga sukses digelar. Senam ini merupakan hasil Amati Tiru Modifikasi Terapkan (ATMT) beberapa gerakan dari “Senam Pekerja Sehat“ yang diluncurkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang bertujuan meningkatkan kesehatan pekerja. Harapannya, terjadi peningkatan produktivitas kerja. Atas dasar itulah, sejak 24 Maret 2022 diinisiasi  “Senam Sehat Pekerja Etam Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Kalimantan Timur“ sebagai wujud membudayakan hidup sehat di tempat kerja pada sektor jasa konstruksi. Selain itu memberikan perlindungan nilai budaya kearifan local. Ini terdengar dari musik yang digunakan adalah lagu Kutai. Bertindak sebagai juri dalam kegiatan lomba senam ini yaitu Tri Mulyana dari Dispora Provinsi Kaltim, Erliana, S.Pd dari Kormi Kaltim), dan Zaenal, SPdI dari Komunitas Sport Time Balkot.

BACA JUGA :  Joni Aswira dan Fira Abdurrahman Terpilih Sebagai Ketua Umum dan Sekjen SIEJ secara Aklamasi

Lomba ini inisiasi Ketua DWP Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur Marliana Wahyuningrum Firnanda didukung Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur A.M Fitra Firnanda, S.T., M.M. Kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dan harmonisasi DPUPR dan Pera Provinsi Kalimantan Timur bersama perangkat daerah, Kabupaten/kota, instansi vertikal kePUPR an di Kalimantan Timur.

Terdapat dua kategori eksternal dan internal. Juara pertama kategori eksternal adalah Dinas PUPR Penajam Paser Utara, kedua Biro Umum Setda Prov. Kaltim, dan ketiga dari Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kaltim. Disusul juara harapan satu adalah Dinas PUPR Berau, harapan kedua Dinas PUPR Samarinda, dan harapan ketiga adalah Dinas PUPR Kota Bontang. Sementara kategori internal juara pertama adalah UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah I, kedua Bidang Bina Marga dan ketiga adalah UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II. Ada pula juara favorit Dinas PUPR Kutai Kartanegara.

Kegiatan juga diisi rangkaian lomba puisi. Diketuai Marini, ST., M.Si, lomba ini melibatkan dewan juri tingkat nasional, Wuri Handayani Sutoro, M.Pd., seniman Bhuyung Ardiansyah dan praktisi seni Disdikbud Samarinda Elansyah Jamhari.

Sementara itu, lomba desain batik busana kerja juga mendatangkan peserta dari luar Kaltim. Hasilnya, juara pertama Marshanda Fitri Maharani asal Banten, juara kedua Afiny Siti Azizah asal Samarinda dan juara ketiga Gabriella Mandasari asal Jambi.

Meski berhasil keluar sebagai juara pertama, Marshanda mengungkap ini kali pertama mengikuti perlombaan desain batik. “Saya banyak mendapatkan pengalaman, sebuah kehormatan bertemu bapak ibu juri dan panitia. Terima kasih atas kesempatan. Saya harap bisa menikmati karya desain batik saya, semoga pesan yang disampaikan melalui batik ini dapat tersampaikan kepada para pemakainya,” ulasnya.

Lomba desain batik busana kerja ini melibatkan ahli desain busaha dan ahli tekstil Jakarta Sonny Muchlison, M.Sn, pegiat wastra Samarinda Fantu Wahyu Nurvita, S.T dan ketua Dekranasda Kalimantan Timur Hj. Noorbaiti Isran Noor sebagai dewan juri diketuai M. Zuraini Ikhsan AG, ST., MT.

Sebelumnya, selain kegiatan lomba juga digelar seminar kesehatan mental dan public speaking di Dinas PUPR Kaltim. Pesertanya adalah para pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkup Pemprov Kaltim. Hadir dua narasumber dalam kegiatan itu masing-masing praktisi public speaking I Made Kertayasa serta praktisi teknologi pikiran, Endro S Efendi. (*)

 

Facebook Comments Box

Related posts