Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
BERITA UTAMA POLITIK

Ustaz Pink Jadi Bakal Caleg Ke-6 DPD RI Saat Mendaftar di KPU Kaltim

Ketua KPU Kaltim Rudiansyah saat menerima berkas pendaftaran bakal calon DPD RI Ustad Faturrahman Al Kutai atau Ustad Pink, Sabtu (6/5/2023).

Kompak.id, Samarinda – Ustaz Muhammad Fathur Rahman Al Kutai menjadi bakal caleg ke-6 DPD RI pada Pemilu 2024 yang mendaftarkan diri ke KPU Kaltim. Pria yang akrab disapa Ustaz Pink itu datang bersama sejumlah pendukung dan timnya di kantor KPU Kaltim, Sabtu (6/5/2023).

Kehadiran Ustaz Pink yang juga didampingi sang istri itu, disambut tiga komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah, Iffa Rosita dan Suardi. Pendaftaran Ustaz Pink sebagai bakal caleg DPD RI ini akan ditindaklanjuti oleh komisioner. Ustaz Pink merupakan bakal caleg dari 21 bakal caleg DPD dari daerah pemilihan Kaltim yang memenuhi syarat dukungan minimal atau dua ribu dukungan masyarakat.

“Pada tahap penerimaan ini yang akan kami lakukan adalah pemeriksaan kelengkapan dokumen. Kalau lengkap maka tahapan perbaikan, verifikasi sampai keabsahan pada 23 Mei,” ungkap Ketua KPU Kaltim Rudiansyah usai menerima berkas pendaftaran Ustaz Pink.

Ustaz Pink yang mendaftar pada hari Sabtu tersebut mengaku memiliki alasan tersendiri, selain bertepatan dengan kalender 15 Syawal 1444 Hijriah.

BACA JUGA :  THR Untuk PTT Dibayar Satu Bulan Gajinya

“Insyaallah hari ini 15 Syawal, hari ini hari ketujuh hari kesempurnaan. Karena Allah mencipatakan alam semesta ini dalam waktu enam hari, maka hari ketujuh merupakan hari kesempurnaan,” kata ustaz yang gemar mengenakan jubah pink itu menjelaskan.

Pendakwah muda yang mengaku telah berdakwah sekira 20 tahun di Kaltim tersebut berpendapat, pencalonan dirinya sebagai senator tidak lain untuk lebih memberikan manfaat kepada masyarakat Kaltim.

“Tujuan tidak lain khoirunnas anfa’uhum linnas. Manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya,” katanya didampingi sejumlah timnya seperti Iskandar, Yakobus dan Syahrani.

Ustaz Pink juga mengaku menyerahkan syarat dukungan sebanyak 2222 dukungan dari masyarakat yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. (*)

Related posts