Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
SEPUTAR KALTIM UMUM

BAZNAS Kaltim Salurkan 132 Motor untuk Bantu Mustahik Kembangkan Usaha

Kompak.id, Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik melalui program bantuan usaha. Salah satunya dengan menyalurkan sebanyak 132 unit sepeda motor kepada penerima manfaat untuk mendukung aktivitas usaha mereka.

Ketua BAZNAS Kaltim, Ahmad Nabhan, mengatakan bantuan kendaraan tersebut diberikan untuk membantu mustahik memperluas jangkauan usahanya. Sebab, sebelum mendapatkan bantuan, sebagian penerima masih menggunakan sepeda kayuh untuk menjajakan dagangannya.

“Baznas Provinsi ada 132 buah. Kemudian BAZNAS kota kami untuk menyiapkan gerobaknya. Jadi, ada yang jual bakso, ada jual pentol, ada jual sayur,” kata Nabhan, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, keberadaan sepeda motor membuat penerima manfaat memiliki mobilitas lebih luas dalam menjalankan usaha. Jika sebelumnya hanya mampu menjangkau area sekitar tempat tinggal, kini mereka dapat berkeliling hingga beberapa kilometer untuk mencari pelanggan.

“Dengan ada sepeda motor itu dia bisa enam kilo bahkan ada sampai delapan kilo untuk menjajakan usahanya dan hasilnya pun juga jauh lebih banyak,” ujarnya.

Nabhan menilai bantuan tersebut tidak sekadar memberikan fasilitas kepada mustahik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong mereka agar memiliki sumber pendapatan yang lebih baik. Harapannya, penerima bantuan dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan hingga mampu meningkatkan taraf ekonominya.

Program pemberdayaan tersebut sejalan dengan dorongan BAZNAS RI agar pengelolaan zakat tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan BAZNAS memiliki sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang diarahkan untuk membantu masyarakat meningkatkan kemandirian. Selain bantuan usaha, terdapat pula program seperti Z Chicken, Z Mart, Z Auto dan Z Coffee.

“Di samping itu juga ada kita mempunyai program BAZNAS yang memberikan modal usaha kepada para UMKM,” kata Zainut.

Menurut Zainut, pemberdayaan tersebut dilakukan melalui skema qardhul hasan, yakni pembiayaan tanpa penerapan bunga yang ditujukan untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha.

“Kita menggunakan qardhul hasan yang itu memang diperuntukkan untuk memberdayakan masyarakat,” jelasnya.

Ia menilai program pemberdayaan menjadi bagian penting dalam memastikan dana zakat yang dihimpun BAZNAS memberikan manfaat secara tepat guna. Terlebih, masih terdapat kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat yang membutuhkan peran lembaga zakat untuk menjembatani muzaki dan mustahik.

Zainut sebelumnya juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kaltim yang dinilai telah memberikan kontribusi cukup besar melalui berbagai program. Ia berharap peningkatan penghimpunan zakat dapat terus diikuti dengan distribusi yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pengumpulan juga meningkat dan tentunya distribusi dari pengumpulan yang diterima oleh BAZNAS itu harus didistribusikan, ditasarufkan kepada para mustahik yang membutuhkan,” pungkasnya. (Ain)

Related posts