Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
DPRD SAMARINDA

Komisi II DPRD Samarinda Sidak Minya Goreng Pastikan Aman Sampai Ramadan

Suasana Sidak Minyak Goreng

Kompak.id, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah mengatakan, hasil sidak lapangan terhadap ketersediaan minyak goreng di pasaran yang dilakukan pihaknya mendapatkan fakta bahwa saat ini stok minyak goreng masih cukup hingga Ramadan nanti.

Namun demikian, kata dia, khusus untuk pasar tradisional, yakni di pasar Segiri, stok minyak goreng kosong sejak 3 bulan terakhir.

“Kita sidak di 4 lokasi berbeda tadi, pasar Segiri, Indogrosir, Pergudangan dan Bulog,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya.

“Kalau di pasar Segiri, semua minyak kosong sudah 3 bulan dan keluhan dari agen pasar, mereka sudah bayar indent lunas. Tapi tidak dapat jatah,” sambungnya.

Dikatakan Laila, dari lokasi sidak di Indogrosir. Pihaknya mendapat informasi dari pihak manajemen bahwa stok minyak goreng masih cukup. Selain itu, tidak lagi terlihat antrian pembelian oleh masyarakat.

“Di sana (Indogrosir), setiap yang memiliki kartu keanggotaan dapat 2 karton minyak goreng. Kalau masyarakat biasa boleh 4 liter. Antrian juga sudah berkurang, karena ketersediaan minyak goreng banyak sekali,” katanya.

BACA JUGA :  Fraksi PKS DPRD Samarinda Konsisten Perjuangkan Hak Guru Soal Pemberian Insentif

Lokasi sidak ketiga, lanjut dia, adalah komplek pergudangan.

“Saat kami sidak ke sana, mereka baru menurunkan minyak goreng dalam jumlah besar. Jadi, kami yakin bahwa ketersediaan minyak aman sampai puasa. Bahkan infonya ada satu brand minyak goreng siap didistribusikan,” katanya lagi.

Khusus tidak tersedianya minyak goreng di pasar Segiri, kata Laila, pihaknya juga berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan Samarinda untuk membuka lapak dan menjual minya goreng.

“Kami tadi diskusi dengan Disperindag, masa tidak bisa negosiasi untuk buka lapak di Segiri. Kita bisa jual Rp 14 ribu, daripada stok minya kita menumpuk juga. Hanya saja tadi dikatakan Disperindag bahwa mereka akan memenuhi administrasi dulu, sedang untuk tempat bisa disiapkan,” katanya.

Untuk itu, Laila Fatihah meminta masyarakat agar tidak panik buying terhadap produk minyak goreng.

“Tidak perlu panik, karena persediaan cukup sampai puasa. Sebaiknya gunakan sesuai keperluan saja,” pungkasnya.(ADV)

Facebook Comments Box

Related posts