Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DISKOMINFO SAMARINDA

Di Pasar Ramadan Samarinda Ada Kerak Telor

Kompak.id, Samarinda – Pasar Ramadan Kota Samarinda 2023 resmi dibuka oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun di halaman GOR Segiri Samarinda, Jumat (23/3/2023). Pasar Ramadan seperti biasanya, menyuguhkan aneka makanan dan minuman dari tradisional hingga kekinian.

“Dengan banyaknya jajanan di bulan suci Ramadan merupakan tradisi masyarakat yang semakin hari semakin berkembang, tak heran apabila perekonomian Samarinda juga terangkat saat bulan Ramadan tiba,” Ucap Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Menurut laporan Kepala Disporapar Kota Samarinda Muslimin, terdapat sekitar 130 tenan yang menjual jajanan untuk berbuka puasa.

“Awalnya sekitar 200 orang pendaftar untuk tenan, kita seleksi yang bisa masuk dari tolak ukur konsisten atau tidaknya dia berjualan selama ini sehingga dipilih 130 orang saja untuk berjualan,” terang Muslimin.

Banyaknya macam jajanan, terdapat satu tenan yang menjajakan makanan tradisional legendaris, tenan tersebut milik grup Inul (53 tahun). Inul menjajakan kerak telor yang merupakan makanan khas Betawi.

“Kita ada dua grup di pasar ini, untuk pajak tidak ada, cuma bayar stand aja, standnya total 4,5 juta, jadi kita jualan minuman juga untuk nutupin ongkos stand,” sebut pria yang kerap disapa pak Inul itu.

BACA JUGA :  Perubahan Konsep Citra Niaga oleh Pemkot Samarinda dinilai Belum Jelas

Inul merupakan pria dari Jakarta Timur. Ia mengaku sudah 18 tahun di Kaltim yang sejak 2005 berjualan kerak telur di tempat yang berpindah-pindah.

“Untuk tempatnya kalau dulu di GOR sini, terus pindah di M. Yamin terus di Tepian juga sebelum ndak boleh seperti sekarang, jadi sekarang ikut pameran doang,” jelasnya.

Inul menjelaskan kerak telor menjadi kuliner rakyat dari bahan beras, serundeng, abon, bumbu-bumbu, bawang, dan ebi.

“Ini awalnya adalah makanan susah beras, jadi dari satu sendok beras bisa dimakan 1 porsi atau bersama,” sebut Inul.

Lebih lanjut, Inul mengatakan, dengan adanya pameran seperti ini, UMKM merasa terbantu terutama pasca pandemi yang banyak pedagang kecil terdampak.

“Dengan digalakkan even seperti ini kita merasa terbantu sekali sebagai pelaku UMKM,” pungkasnya. (Adv/Ain)

Related posts