Kompak.id, Kutai Kartanegara – Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan monitoring terhadap pembangunan turap di wilayah Dondang, Kecamatan Muara Jawa, serta peningkatan badan jalan di Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Monitoring yang dilaksanakan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim tersebut bertujuan memastikan proyek yang menggunakan anggaran APBD Kaltim berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Pada titik pertama, Ia dan rombongan meninjau pembangunan turap di Dondang, Muara Jawa. Berdasarkan hasil monitoring, progres pekerjaan telah mencapai 62 persen.
“Kami berharap agar pekerjaan ini bisa selesai secepatnya, agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ungkapnya, Senin (2/11/2026)
Selanjutnya, Reza bersama rombongan meninjau peningkatan badan jalan di Handil Baru, Kecamatan Samboja. Pada proyek tersebut, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 10 persen.
Turut didampingi Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sayid Muzziburachman, Reza menjelaskan lambatnya perkembangan pekerjaan tidak terlepas dari proses lelang yang memerlukan waktu cukup panjang. Sementara itu, kontrak pekerjaan baru ditandatangani pada 5 Oktober 2026.
Meski demikian, Ia meminta kontraktor pelaksana dapat mengoptimalkan waktu yang tersedia agar pekerjaan tetap berjalan sesuai target. Menurutnya, besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan hasil pekerjaan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kontraktor pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaan. Yang menjadi prioritas adalah hasil pekerjaannya. Jangan sampai anggaran besar, tetapi hasilnya tidak sesuai,” tegasnya.
Reza menyebut, pihaknya turut meminta Dinas PUPR Kaltim dan masyarakat setempat untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Apabila ditemukan kekurangan maupun ketidaksesuaian dalam pekerjaan, pihak pelaksana dan dinas terkait diminta segera melakukan evaluasi serta perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain menyoroti kualitas dan progres pembangunan, Ia yang juga legislator dapil Kutai Kartanegara itu berkata, Komisi III DPRD Kaltim turut berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kaltim terkait kebutuhan penerangan jalan di kawasan tersebut.
Reza berharap pemasangan lampu penerangan jalan dapat segera ditindaklanjuti guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama selama aktivitas pembangunan masih berlangsung.
“Selama pekerjaan berlangsung, kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” pesannya.
Politisi Gerindra ini menegaskan, monitoring terhadap proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran daerah merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah salah satu fungsi pengawasan, kami ingin memastikan infrastruktur yang dibangun berjauan sesuai dan berdampak baik bagi masyarakat,” pungkas Reza. (Ain)
