Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
KONI KALTIM

Satria Wadokai Cup I Jadi Sirkuit Perdana Seleksi Pra-PON, Libatkan 700 Karateka

Kompak.id, Samarinda – Kejuaraan Satria Wadokai Cup I resmi menjadi pembuka rangkaian sirkuit seleksi atlet karate Kalimantan Timur menuju Pra-PON 2027. Selain digelar dalam rangka memperingati HUT ke-56 Wadokai dan HUT ke-81 Republik Indonesia, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet terbaik yang akan memperkuat FORKI Kaltim.

Ketua Pengprov Wadokai Kaltim, Rona Fortuna H. Siregar, mengatakan kejuaraan ini sengaja digelar bertepatan dengan awal tahun ajaran baru agar mampu membangkitkan semangat para karateka muda setelah masa libur sekolah.

“Kejuaraan ini kami inisiasi dalam rangka HUT ke-56 Wadokai sekaligus HUT RI ke-81. Kami sengaja menggelarnya saat anak-anak baru masuk sekolah supaya mereka kembali bersemangat berlatih dan bertanding setelah liburan,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Rona menjelaskan, kejuaraan mempertandingkan seluruh kelompok usia, mulai dari pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula hingga senior. Sebanyak lebih dari 700 atlet ambil bagian dengan total lebih dari 1.000 nomor pertandingan yang digelar menggunakan empat tatami selama tiga hari.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan kejuaraan juga mendapat amanah dari FORKI sebagai Sirkuit I Seleksi Daerah menuju Pra-PON. Selain itu di gelaran ini turut hadir wasit dari PB FORKI yang telah bersetifikat Internasional sebanyak 2 Orang yakni Sihang Robert Daniel Wendur dan Sihang Purwanto untuk memimpin komite melakukan seleksi daerah.

“Alhamdulillah event ini mendapat amanah dari FORKI untuk menjadi seleksi daerah. Besok hingga hari terakhir juga dilaksanakan seleksi atlet senior menuju Pra-PON,” katanya.

Menurut Rona, sebagai salah satu perguruan karate di bawah naungan FORKI, Wadokai berkomitmen mencetak atlet-atlet berkualitas sebelum nantinya diseleksi dan mewakili FORKI pada berbagai ajang resmi.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Kaltim, Hendra Radinal Ary, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari kalender pembinaan karate yang telah disiapkan bersama FORKI Kaltim.

Ia menjelaskan, Satria Wadokai Cup I menjadi sirkuit pertama dari tiga seri seleksi yang akan menjadi acuan penentuan atlet menuju Pra-PON 2027.

“Ini adalah sirkuit pertama. Nanti masih ada dua sirkuit lagi dan seluruh tahapan itu akan menjadi acuan seleksi atlet yang nantinya mewakili FORKI menuju Pra-PON tahun 2027,” jelasnya.

Hendra menilai tingginya partisipasi peserta menjadi bukti pembinaan karate usia dini di Kalimantan Timur berjalan dengan baik. Menurutnya, kehadiran lebih dari 700 atlet merupakan capaian yang patut diapresiasi.

“Kami dari KONI Kaltim sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pesertanya lebih dari 700 atlet dari usia dini hingga junior. Ini luar biasa karena menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet senior di masa mendatang,” ucapnya.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang hadir membuka kegiatan. Ia mengatakan kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dari proses pembinaan atlet karate Kaltim.

“Mudah-mudahan dari sini lahir atlet-atlet baru yang mampu dipersiapkan menghadapi ajang nasional,” kata Seno.

Setelah sirkuit pertama di Samarinda, FORKI Kaltim akan menggelar dua seri lanjutan, yakni pada Desember 2026 dan awal 2027, sebelum menetapkan atlet yang akan memperkuat Kalimantan Timur pada Pra-PON. (Ain)

Related posts