Kompak.id, Samarinda – Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah olahraga nasional. Pecatur putri andalan Benua Etam, Woman Grandmaster (WGM) Chelsie Monica Ignesias Sihite, dipastikan memperkuat tim nasional Indonesia pada Olimpiade Catur 2026 yang akan berlangsung di Samarkand, Uzbekistan, pada September mendatang.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur, H. Akhmed Reza Fachlevi menyambut gembira keberhasilan Chelsie menembus skuad Merah Putih. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan Kalimantan Timur mampu bersaing di level tertinggi dan terus dipercaya membawa nama Indonesia di ajang internasional.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Chelsie kembali mendapat kepercayaan membela Indonesia di Olimpiade Catur. Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasinya selama bertahun-tahun dalam menekuni olahraga catur,” ujar Reza, Rabu (15/7/2026)
Kepastian lolosnya Chelsie diperoleh setelah sukses melewati Seleksi Nasional (Seleknas) Tim Olimpiade Catur Indonesia yang digelar selama tujuh hari di Bandung. Seleknas tersebut menjadi ajang penentuan para pecatur terbaik Tanah Air yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi catur beregu paling bergengsi di dunia.
Reza menilai, kesempatan tampil di Olimpiade Catur bukan sekadar pencapaian individu, tetapi juga menjadi kehormatan bagi Kalimantan Timur dan Indonesia. Ia optimistis pengalaman Chelsie di berbagai turnamen internasional akan menjadi modal penting menghadapi persaingan di Samarkand.
“Kami berharap Chelsie dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Pengalaman yang dimilikinya di berbagai kejuaraan internasional tentu menjadi modal yang sangat berharga menghadapi persaingan di Olimpiade nanti. Kami juga berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Kaltim untuk terus berlatih dan berani bermimpi tampil di level dunia,” katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Pengprov Percasi Kalimantan Timur, Abdul Hassan mengatakan keberhasilan Chelsie merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkesinambungan, dipadukan dengan disiplin dan mental bertanding yang telah teruji di berbagai kejuaraan.
“Chelsie adalah sosok atlet yang memiliki dedikasi luar biasa. Ia telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan mental bertanding yang kuat, atlet Kalimantan Timur mampu bersaing dengan pecatur terbaik Indonesia hingga akhirnya dipercaya memperkuat tim nasional,” ujarnya.
Menurut Abdul Hassan, keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pengprov Percasi Kaltim untuk terus memperkuat pembinaan atlet, mulai dari kelompok usia hingga atlet elite, agar semakin banyak pecatur daerah yang mampu menembus level internasional.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh atlet catur di Kalimantan Timur. Percasi Kaltim akan terus berupaya meningkatkan pembinaan agar semakin banyak atlet daerah yang mampu mengikuti jejak Chelsie dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” tutupnya. (Ain)
