Kompak.id, Samarinda – Seluruh guru dan staf tata usaha SMP Negeri 8 Samarinda mengikuti In House Training (IHT) bertajuk “The Heart of Teaching: Mengajar dengan Hati, Berkomunikasi dengan Empati, Menginspirasi Sepanjang Hayat” di Laboratorium IPA SMP Negeri 8 Samarinda, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Endro S. Efendi, M.Sos., CHt., Hipnoterapis Klinis, Master Trainer Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur, sekaligus Direktur Semesta Academy Samarinda.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat budaya sekolah yang mengedepankan empati, komunikasi positif, serta pelayanan pendidikan yang humanis. Karena itu, peserta tidak hanya berasal dari kalangan guru, tetapi juga staf tata usaha yang setiap hari berinteraksi dengan peserta didik.
Kepala SMP Negeri 8 Samarinda, Nur Zachrah Sari, mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 8 Samarinda.
Dalam sambutannya, ia mengibaratkan semangat para guru sebagai bunga yang telah mekar. Namun menurutnya, semangat tersebut harus terus dipupuk agar tidak layu oleh berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.
“Hari ini hati kami sebenarnya sudah berbunga. Namun kami berharap melalui kegiatan ini bunga-bunga itu tidak hanya mekar sesaat, tetapi terus bertahan lama. Kami ingin mendapatkan pupuk-pupuk cinta agar semangat mengabdi semakin tumbuh, sehingga keharuman itu dapat dirasakan oleh anak-anak kami dan membantu mereka menampilkan karakter terbaik serta inner beauty yang dimiliki,” ujarnya.
Nur Zachrah Sari mengatakan, pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru di ruang kelas. Seluruh warga sekolah, termasuk tenaga kependidikan, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Sementara itu, Endro S. Efendi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tingginya nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah membangun hubungan yang sehat dengan peserta didik.
“Setiap orang di lingkungan sekolah adalah pendidik. Anak-anak belajar bukan hanya dari guru di kelas, tetapi juga dari bagaimana mereka disambut, dilayani, dihargai, dan diperlakukan setiap hari,” katanya.
Sebagai hipnoterapis klinis, Endro menjelaskan bahwa setiap kata yang diucapkan guru maupun tenaga kependidikan dapat menjadi sugesti yang tersimpan dalam pikiran bawah sadar anak.
Karena itu, ia mengajak seluruh peserta membiasakan penggunaan kalimat-kalimat positif yang mampu membangun rasa percaya diri siswa.
“Ucapan seperti ‘Kamu pasti bisa’, ‘Kami percaya pada kemampuanmu’, atau ‘Tidak apa-apa gagal, mari kita belajar lagi’ akan menjadi energi positif bagi anak. Sebaliknya, label negatif yang terus diulang dapat memengaruhi cara mereka memandang dirinya sendiri,” jelasnya.
Dalam sesi pelatihan, Endro juga memperkenalkan konsep HEART sebagai filosofi mengajar yang berpusat pada kemanusiaan.
HEART merupakan akronim dari Heal Yourself, Empathize Deeply, Appreciate Growth, Reach Every Student, dan Transform Lives. Menurutnya, lima prinsip tersebut membantu guru dan tenaga kependidikan menghadirkan suasana belajar yang lebih hangat, penuh empati, serta mampu mengembangkan potensi setiap anak.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga meningkatnya persoalan kesehatan mental di kalangan remaja. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang aman secara psikologis agar peserta didik merasa diterima, dihargai, dan memiliki keberanian untuk berkembang.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, refleksi, simulasi komunikasi, dan berbagai aktivitas yang mendorong peserta memahami pentingnya membangun hubungan emosional yang sehat dengan siswa.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 8 Samarinda berharap seluruh guru dan staf tata usaha semakin mampu menghadirkan pelayanan pendidikan yang mengedepankan empati, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang yang menumbuhkan karakter, harapan, dan masa depan peserta didik. (esf)
