Kompak.id, Samarinda – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Kalimantan Timur di level internasional. Dua atlet asal Bumi Etam berhasil menguasai dua posisi teratas pada nomor duathlon elite putra dalam ajang Sindoro Sumbing International Triathlon Challenge 2026 yang berlangsung sejak 10 hingga 12 Juli 2026 di Wonosobo, Jawa Tengah.
Gilang Nugraha asal Kutai Timur tampil sebagai juara pertama, disusul Saroni Saputra dari Berau di posisi kedua. Keduanya sukses mengungguli sejumlah atlet dari berbagai provinsi dalam nomor duathlon sprint distance, yang mempertandingkan lari 5 kilometer, bersepeda 20 kilometer, dan lari sejauh 2,5 kilometer.
Posisi ketiga hingga kelima ditempati Suparman dari Sulawesi Selatan, Rudi Febriade asal Aceh, serta Aloysius Rerycardi dari Jawa Barat.
Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk atlet dari Belgia, Singapura, serta beberapa negara Asia Tenggara. Tiga nomor diperlombakan, yakni triathlon, aquathlon, dan duathlon.
Kontingen Kalimantan Timur sendiri mengirimkan empat atlet. Selain Gilang Nugraha dan Saroni Saputra di nomor duathlon elite, Maher Dinejad Elzema asal Kutai Timur turun di nomor aquathlon youth, sementara Nahda menjadi wakil putri Kaltim pada nomor aquathlon elite.
Kepala Pelatih Triathlon Kaltim, Ahmad Taufik, menyebut keberhasilan tersebut menjadi hasil dari proses pembinaan yang selama ini dijalankan secara konsisten. Menurutnya, para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik saat bersaing dengan peserta dari berbagai daerah dan negara.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian anak-anak. Ini hasil kerja keras dan disiplin latihan yang mereka jalani. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus mengikuti kejuaraan-kejuaraan internasional lainnya ke depan,” ujarnya.
Ahmad Taufik yang juga memiliki sertifikasi Pelatih Triathlon Nasional Level 1 dan National Technical Official (NTO) mengatakan capaian ini menjadi modal berharga bagi atlet Triathlon Kaltim untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Ia berharap prestasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri para atlet sekaligus menjadi penyemangat bagi pembinaan olahraga triathlon di daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua KONI Kaltim dan PT Perkebunan Warga Rimba, Kutai Timur, yang telah memberikan dukungan terhadap keberangkatan kontingen hingga mampu tampil di ajang internasional tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua KONI Kaltim dan PT Perkebunan Warga Rimba yang telah mendukung penuh keberangkatan atlet kami. Dukungan ini sangat berarti bagi perkembangan olahraga triathlon di Kaltim,” pungkasnya. (Ain)
