Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
PEMKOT SAMARINDA

Wali Kota Samarinda Minta Pejabat Bisa Rumuskan Isu Startegis

Kompak.id, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta pejabat eselon III harus bisa merumuskan isu strategis.  Permintaan tersebut disampaikan Andi Harun saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan VI di lingkungan Pemkot Samarinda, Senin (10/10/2022).

Dalam materinya, Wali Kota Samarinda menitik beratkan pada masalah isu strategis dan kepemimpinan kinerja dalam organisasi, pagi.

Mengawali materinya, Wali Kota bertanya kepada para peserta diklat terkait perbedaan Isu, rumor dan gosip. Bahkan ia juga membeberkan terkait isu strategis dalam pemerintahannya saat ini.

“Isu strategis dalam materi kali ini sebenarnya bagian dari visi dan misi Wali Kota. Saya berharap kepada peserta diklat setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan ini langsung membuat aksi proyek perubahan yang sesuai dengan isu-isu di OPD nya masing-masing,”pesan Wali Kota.

Ia mencontohkan, seperti isu strategis di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda dalam mewujudkan infrastruktur yang mantap dan modern.

Dikatakan Andi Harun, jika melihat ada jalan yang berlubang tentunya harus ada langkah yang bisa mengeksekusi agar perbaikan jalan tadi segera teratasi tanpa menunggu anggaran APBD perubahan atau di tahun berikutnya.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Samarinda: Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Aplikasi SIPlah Kuatkan Ekonomi Daerah

“Aksinya dengan membentuk terlebih dahulu UPT Perbaikan Jalan dengan berbagai kajian,” kata Andi Harun.

Ia juga mengingatkan kepada peserta diklat jika pemimpin tidak boleh mengorbankan institusi demi mengejar popularitas. Melainkan seorang pemimpin hadir harus bisa memberikan dampak seberapa besar untuk masyarakat.

Amdi Harun berpesan, setelah mengikuti pelatihan ini, pejabat eselon III tadi harus punya rancangan untuk membangun tim yang kuat dengan mengetahui identifikasi stafnya masing-masing di OPD.

“Sehingga dengan membangun budaya organisasi yang kompak tadi tentu memudahkan kita untuk merumuskan isu-isu strategis di unit kerja masing-masing berdasarkan tim yang sesuai kapasitas dan kapabilitas. Karena staf di kantor ini memiliki karakter yang berbeda-beda jadi wajid untuk dirangkul semua,”pesannya memungkasi.

Pelatihan PKA ini diikuti sebanyak 35 pejabat eselon IIII dari berbagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot. Kegiatan pelatihan ini sudah memasuki hari ke 8 dan berlangsung di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kaltim, Jalan  H A M Rifaddin, Kecamatan Lia Janan Ilir. (Adv)

Facebook Comments Box

Related posts