Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL BERITA UTAMA DINAS PENDIDIKAN KALTIM DPRD KALTIM PENDIDIKAN

Reza Hadiri Perpisahan Siswa SMA 2 Sebulu

Pemberian penghargaan pada siswa yang berprestasi dan berdedikasi saat perpisahan SMAN 2 Sebulu

Kompak.id.Kutai Kartanegara – Perpisahan siswa-siswi SMA Negeri 2 Sebulu, kali ini sangat istimewa. Acara yang berlangsung Rabu (30/3) itu dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kaltim H. Ahcmed Reza Fachlevi, S.Sos. Tak hanya Reza, sapaan akrab politisi Partai Gerindra itu, hadir juga anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin,S.Fil.
Sekolah ini mendapatkan perhatian luar biasa. Kehadiran para wakil rakyat ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap sekolah yang saat ini menjalankan program Double Track, sekaligus merupakan SMA pertama yang menjalankan program ini di Kalimantan Timur.

Disampaikan Kepala SMAN 2 Sebulu Fadli Yulizanur, S.Pd, M.App.Ling, program Double Track yang dijalankan baru berjalan 6 bulan. Namun demikian sudah melihat hasilnya. “Dari program itu sudah menghasilkan generasi muda mandiri dan kreatif. Saat ini siswa sudah ada yang membuka jasa menjahit dan perbaikan komputer,” ujarnya. Tentunya hal itu berkat dukungan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim sehingga program ini semakin maju dan berkembang. Rencana program double track ini bukan hanya di SMAN 2 Sebulu saja.

Program ini juga sangat diapresiasi orang tua siswa. Seperti disampaikan Sunaryanto, perwakilan orang tua siswa, program ini sangat bagus dan harus dikembangkan. “Dengan program ini menjadikan siswa lebih kreatif dan mandiri. Karena dari semua yang lulus ini tidak semuanya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dikarenakan biaya dan lainnya,” tuturnya.

Tentunya hal ini sangat membantu orang tua karena sudah dibekali keahlian yang dapat dikembangkan sebagai bekal untuk lebih mandiri. “Sekali lagi terima kasih kepada seluruh guru yang ada di SMAN 2 Sebulu ini,” ujarnya.

Siswa juga merasa sangat senang dengan adanya program ini. Seperti disampaikan Canda, siswa Kelas XII yang mendapatkan penghargaan sebagai siswa berdedikasi. Awalnya ia mengaku hanya aktif di kegiatan OSIS dalam rangka mengisi waktu luang membantu kegiatan sekolah.
“Tidak menyangka mendapatkan penghargaan sebagai siswa berdedikasi,” ujarnya. Dibesarkan dari keluarga sederhana, namun dengan semangat tinggi, Canda dapat bersaing dengan siswa lainnya.
Saat ini dia bercita-cita ingin melanjutkan pendidikan ke Politeknik Negeri Samarinda, namun terkendala kondisi perekonomian keluarga yang kurang mendukung, Ayahnya hanya seorang penjual kayu sebetan dan ibunya ibu rumah tangga, berharap bisa mendapatkan bea siswa ke depannya.

BACA JUGA :  Undang Ketua PWI Kaltim, LPM Cakrawala Gelar Sedetik

Salehuddin, anggota Komisi IV DPRD Kaltim mengatakan prioritas Kaltim tuntas adalah mendukung kebutuhan seluruh siswa yang ada di Kalimantan Timur. Diakui Salehuddin, program beasiswa Kaltim tuntas sendiri terkendala pada keterbatasan biaya. Pihaknya dari dari Komisi IV DPRD Kaltim mendorong agar porsi pembiayaan beasiswa Kaltim tuntas diperbesar sehingga jumlah penerima  juga bertambah baik dari kategori stimulan maupun tuntas.

Ketua Komisi  IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi  menambahkan, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi generasi muda, apa lagi Kutai Kartanegara merupakan kabupaten berbatasan langsung bahkan sebagian wilayahnya masuk ke IKN.

“Hal ini tentunya membutuhkan SDM yang mampu bersaing dengan daerah lain. Program SMAN 2 ini sangat bagus untuk dikembangkan di seluruh sekolah yang ada di Kalimantan Timur,” ujarnya. Ke depannya lulusan SMA Doble Track dan SMK yg ada di Kalimantan Timur harus mempunyai sertifikasi sesuai dengan bidang keahliannya.

“Dengan demikian setelah lulus dan apa bila tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang selanjutnya, siswa dapat bekerja mandiri maupun bekerja di perusahaan. Sertifikasi merupakan persyaratan di beberapa perusahaan,” pungkasnya. (gstr)

Facebook Comments Box

Related posts