Kompak.id, Samarinda – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Slalom KALTIMKHANA 2026 siap digelar di Apron Eks Bandara Temindung, Samarinda, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kejuaraan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 17.00 Wita itu diproyeksikan menjadi salah satu ajang slalom terbesar di Kalimantan Timur sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi peslalom daerah.
Ajang ini diselenggarakan Astha Motorsport bekerja sama dengan 368 Motorsport. Mengusung nama KALTIMKHANA, yang terinspirasi dari kejuaraan slalom nasional Autokhana, penyelenggara ingin menghadirkan kompetisi yang berkualitas sekaligus membuka jalan lahirnya pembalap-pembalap potensial dari Kalimantan Timur.
Ketua Panitia KALTIMKHANA 2026, Drs. Rony Ifransyah, MM, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar, aman, dan sesuai standar olahraga otomotif.
“Melalui KALTIMKHANA, kami ingin menghadirkan kompetisi yang profesional sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi para pembalap daerah. Harapannya, ajang ini mampu menjadi kalender otomotif yang terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet slalom yang dapat berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Rony menuturkan, penyelenggaraan Kejurprov ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga membangun ekosistem olahraga otomotif yang berkelanjutan di Kalimantan Timur. Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar pula peluang munculnya talenta-talenta baru.
“Kami ingin pembalap muda memiliki panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dari kejuaraan seperti inilah regenerasi atlet bisa berjalan dan prestasi daerah dapat terus meningkat,” katanya.
Pengalaman Rony di dunia slalom menjadi salah satu modal penting dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Mantan peslalom yang aktif berlaga pada era 1980-an itu memahami dinamika sekaligus tantangan pembinaan olahraga otomotif, sehingga berupaya menghadirkan kompetisi yang kompetitif dan profesional.
Dukungan terhadap KALTIMKHANA 2026 juga datang dari 368 Motorsport melalui pemiliknya, Sandi Wijaya atau yang akrab disapa Asang. Selama ini, Asang dikenal aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional, mulai dari Rally, Sprint Rally hingga Slalom bersama dua pembalap andalannya, Fadil Wijaya dan Tommy Widjaja.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia membuka enam kelas perlombaan, yakni A1, A2, A3, A4, B, dan F. Selain itu, peserta juga akan memperebutkan gelar Kejuaraan Umum Group A, Kejuaraan Umum Group F, Kejuaraan Kelas, Kejuaraan Team, serta Kejuaraan Wanita.
Untuk memperluas partisipasi, panitia menghadirkan kategori Kejuaraan Komunitas yang diperuntukkan bagi komunitas otomotif roda empat di Kalimantan Timur. Melalui kategori tersebut, setiap komunitas dapat mengirimkan wakilnya tanpa dikenakan biaya pendaftaran.
“Kami ingin komunitas otomotif ikut merasakan atmosfer kompetisi resmi. Harapannya, dari komunitas-komunitas ini juga lahir pembalap yang nantinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ungkap Rony.
Meski bebas biaya pendaftaran, seluruh peserta tetap diwajibkan memenuhi regulasi teknis yang telah ditetapkan panitia, termasuk menggunakan ban produksi dalam negeri GT Radial sebagai ban resmi perlombaan. Sementara peserta umum dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu per kelas dan akan memperoleh voucher GT Radial senilai Rp100 ribu yang dapat dikumpulkan untuk pembelian ban.
Rony berharap KALTIMKHANA 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan ketangkasan para peslalom, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga otomotif di Kalimantan Timur melalui sinergi antara penyelenggara, komunitas, dan para pembalap.
“Kami mengajak seluruh pembalap, komunitas, dan pecinta otomotif untuk bersama-sama menyukseskan KALTIMKHANA 2026. Semoga kejuaraan ini menjadi awal lahirnya lebih banyak atlet slalom Kaltim yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” pungkasnya. (Ain)
