Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

DPRD Samarinda Soroti Ego Sektoral dalam Penanganan Persampahan

Kompak.id, Samarinda — DPRD Kota Samarinda menyoroti masih adanya kendala koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan persoalan persampahan. Kondisi tersebut dinilai ikut mempengaruhi kecepatan penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, mencontohkan persoalan kekurangan kontainer sampah yang ditemukannya saat meninjau kawasan Pinang Seribu beberapa waktu lalu.

“Saya datang langsung ke lokasi dan ternyata kontainer yang dijanjikan memang belum tersedia sampai sekarang,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, ia menemukan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan proses koordinasi antarinstansi yang belum berjalan optimal.

Menurutnya, kebutuhan kontainer memang diajukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), namun proses pengadaannya berada pada perangkat daerah lain sehingga membutuhkan koordinasi yang lebih intensif.

“Kadang DLH sudah mengusulkan kebutuhan, tetapi yang mengadakan ada di OPD lain. Di situ sering terjadi hambatan,” katanya.

Andriansyah menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memengaruhi pelayanan kepada masyarakat dan menimbulkan kesalahpahaman terhadap kinerja pemerintah.

“Kalau ada kendala seperti ini seharusnya disampaikan. Jangan sampai orang mengira pemerintah tidak bekerja, padahal masalahnya ada di koordinasi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan persampahan membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah dan tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Kita ini kadang masih terjebak ego sektoral. Padahal persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu OPD saja,” tegasnya.

Menurut Andriansyah, sektor persampahan merupakan salah satu bidang pelayanan publik yang memiliki beban kerja besar karena harus berjalan setiap hari tanpa mengenal waktu.

“Kalau mau bicara jujur, urusan sampah ini salah satu pekerjaan paling berat karena harus berjalan setiap hari tanpa henti,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi agar berbagai kebutuhan penanganan sampah dapat dipenuhi secara lebih cepat.

“Persoalan persampahan tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua pihak harus punya tujuan yang sama,” katanya.

DPRD Samarinda berharap koordinasi lintas OPD dapat semakin diperkuat sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan publik dapat ditangani secara lebih efektif.

“Kalau koordinasi antarinstansi berjalan baik, kebutuhan masyarakat juga bisa lebih cepat dipenuhi,” pungkasnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts