Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

DPRD Dorong Pekerja Terdampak PHK Tambang Siapkan Alternatif Mata Pencaharian

Kompak.id, Samarinda – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mulai terjadi di sektor pertambangan menjadi pengingat penting bagi para pekerja untuk mulai menyiapkan alternatif sumber penghasilan. DPRD Kota Samarinda menilai kondisi industri batu bara yang sedang mengalami tekanan perlu disikapi dengan kesiapan tenaga kerja menghadapi berbagai kemungkinan.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan penurunan harga batu bara turut memengaruhi kondisi perusahaan tambang di sejumlah wilayah Kalimantan. Situasi tersebut berpotensi berdampak terhadap keberlangsungan tenaga kerja di sektor tersebut.

Menurutnya, ketergantungan terhadap satu sektor usaha memiliki risiko tersendiri ketika kondisi pasar sedang tidak menentu. Karena itu, pekerja perlu mulai mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang mungkin terjadi.

“Memang kondisi usaha batu bara saat ini sedang tidak mudah. Karena itu masyarakat juga perlu mulai melihat peluang-peluang lain di luar sektor yang selama ini menjadi andalan,” ujar Helmi, Selasa (2/6/2026)

Ia menilai para pekerja yang berpotensi terdampak PHK tidak boleh hanya menunggu keputusan perusahaan. Sebaliknya, mereka perlu mulai melihat peluang kerja lain maupun mengembangkan keterampilan yang dimiliki.

“Kalau ada potensi pengurangan tenaga kerja, tentu kita berharap pekerja sudah memiliki persiapan, baik untuk mencari pekerjaan lain maupun meningkatkan keterampilannya,” katanya.

Helmi mengatakan pekerja yang memiliki keterampilan tertentu juga dapat mempertimbangkan untuk membangun usaha secara mandiri. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi dalam menghadapi ketidakpastian kondisi industri.

“Masyarakat yang memiliki keterampilan tertentu juga bisa memanfaatkannya untuk membangun usaha sendiri sebagai alternatif sumber penghasilan,” tambahnya.

Menurut Helmi, tantangan ekonomi saat ini harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperluas pilihan pekerjaan dan tidak hanya bergantung pada satu sektor usaha. Diversifikasi sumber penghasilan dinilai penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait juga dapat terus membuka akses pelatihan keterampilan bagi masyarakat sehingga tenaga kerja yang terdampak dapat lebih mudah beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts