Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Keselamatan Pekerja Insinerator Disorot DPRD, DLH Diminta Perketat Standar Perlindungan

Kompak.id, Samarinda — Pengoperasian fasilitas insinerator di beberapa wilayah Kota Samarinda mulai menjadi perhatian publik. Namun di balik upaya penanganan sampah tersebut, DPRD Kota Samarinda menilai ada aspek penting yang tidak boleh diabaikan, yakni perlindungan terhadap para operator dan pekerja lapangan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, menegaskan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan dan pembakaran sampah memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan kerja.

Ia menyebut para operator insinerator setiap hari bersinggungan dengan asap hasil pembakaran, limbah padat, hingga potensi paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang apabila tidak disertai perlindungan memadai.

“Ini bukan pekerjaan ringan. Risiko kesehatan dan keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Politikus yang akrab disapa Aan itu meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda memastikan seluruh petugas memperoleh fasilitas perlindungan kerja secara lengkap tanpa pengecualian.

Menurutnya, ketersediaan alat pelindung diri seperti masker khusus, helm keselamatan, sarung tangan, sepatu boot, hingga pakaian kerja standar wajib dipenuhi oleh instansi terkait dan tidak boleh dibebankan kepada pekerja.

Aan mengingatkan, kelalaian terhadap standar keselamatan berpotensi memicu kecelakaan kerja serta gangguan kesehatan bagi para operator. Kondisi tersebut juga dinilai dapat memengaruhi minat masyarakat untuk bekerja di sektor pengolahan sampah.

Karena itu, DPRD mendorong adanya pengawasan dan evaluasi berkala terhadap sistem kerja insinerator, termasuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja.

“Jangan sampai pengelolaan sampah berjalan, tetapi keselamatan pekerjanya justru terabaikan,” pungkasnya. (Ain)

Related posts