Kompak.id, Nusantara – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta dukungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memfasilitasi penyelenggaraan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang direncanakan berlangsung di Masjid Negara IKN pada 12–15 November 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Umum DPW BKPRMI Kalimantan Timur Akhmed Reza Fachlevi saat memimpin audiensi dengan Deputi Sosial dan Kebudayaan Otorita IKN, Alimuddin, di kawasan IKN, Jumat (7/8/2026).
Reza mengatakan FASI XIII diperkirakan akan diikuti sekitar 800 peserta dari delapan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Dengan jumlah peserta tersebut, BKPRMI berharap Otorita IKN dapat membantu penyediaan fasilitas, terutama akomodasi bagi para kafilah.
“Kalau bisa diizinkan di sini sebagai bentuk dukungan dari Otorita IKN. Sebab FASI tingkat provinsi ini dibiayai secara mandiri, kecuali kabupaten dan kota yang dibantu oleh pemerintah daerah masing-masing. Kami juga berharap jika diizinkan FASI tingkat nasional juga di sini,” kata Reza.
Menurutnya, pemusatan kegiatan di IKN tidak hanya bertujuan memperkenalkan ibu kota baru kepada para peserta sejak dini, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
“Selain itu, dengan FASI dipusatkan di IKN tentu juga akan berdampak terhadap perputaran ekonomi untuk masyarakat sekitar sini,” ujar Reza menambahkan.
Ia menjelaskan, Festival Anak Saleh Indonesia merupakan agenda tiga tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI.
“Mengapa kami memilih IKN? Karena FASI ini sebagai sosialisasi untuk para kafilah FASI sejak dini terhadap IKN. Di Masjid Negara kami nilai akan lebih layak, kami sudah melakukan survei,” kata Reza Fachlevi.
Menanggapi usulan tersebut, Deputi Sosial dan Kebudayaan Otorita IKN Alimuddin menyatakan pihaknya menyambut positif rencana penyelenggaraan FASI XIII di kawasan IKN. Namun, kebutuhan fasilitas bagi peserta masih akan dikaji lebih lanjut karena sebagian besar rumah susun di kawasan IKN telah ditempati.
“Secara jumlah panitia FASI kami bisa fasilitasi, tapi untuk peserta kami akan pelajari dulu dan akan kita sampaikan dulu ke pimpinan. Karena sebagian besar rumah susun di IKN sudah ditempati, jadi nanti secara teknis bagaimana akan kita bahas dulu,” kata Alimuddin menjelaskan.
Meski demikian, ia menegaskan Otorita IKN pada prinsipnya mendukung pelaksanaan FASI di Masjid Negara IKN.
“Masjid Negara itu kami sebut sebagai Masjid Kembar. Karena pengelolaannya sama dengan di Masjid Istiqlal Jakarta. Apa yang diterapkan di sana juga kami terapkan di sini,” sambung Alimuddin.
“Kami sangat berterima kasih IKN dipilih sebagai tempat kegiatan FASI. Ini menandakan bahwa IKN hidup. Kami menyambut baik rancana itu, kami akan segera sampaikan ke pimpinan otorita. Kami juga berharap nanti BKPRMI bisa membantu membenruk LPPTKA di IKN,” kata Alimuddin.
Festival Anak Saleh Indonesia merupakan ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA). Kegiatan ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional dengan berbagai cabang lomba, antara lain tartil dan tilawah Al-Qur’an, tahfiz Juz Amma, azan dan iqamah, peragaan salat, nasyid Islami, ceramah agama, menggambar, mewarnai, dan kaligrafi. (*)
