Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
SERBA SERBI

Di Bali, Dispar Pertemukan Wisata dan Wisatawan

Dinas Pariwisata mempertemukan penjual dan pembeli wisata di Bali.

BALI – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menyelenggarakan “Table Top Meeting” dengan mempertemukan para industri dan usaha wisata nasional dan internasional.

Kegiatan ini digelar bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke 10 kabupaten/kota di Kaltim. Upaya melaksanakan Table Top Meeting ini bertujuan untuk  menggalakkan promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nasional maupun internasional.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kaltim, Rastiawan Baihaqi menjelaskan kegiatan table top meeting ini satu langkah untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Kaltim dengan menjemput bola melalui gelaran Table Top Meeting ini.

“Karena, dalam kegiatan ini akan dipertemukan antara penggiat pariwisata, pengusaha dan beberapa perwakilan wisatawan. Harapannya terjadi kemitraan dan hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata di Kaltim, dengan biro perjalanan wisata di Bali maupun Indonesia,” ucapnya pada Rabu (15/6/2022)

Menurut Baihaqi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kaltim belum tinggi yaitu hanya sebanyak 882 orang. Itu pun tidak semuanya berwisata tetapi ada juga yang bekerja. Sedangkan wisatawan domestik atau wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kaltim  berjumlah 445.414 orang.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan di tahun mendatang, akan semakin banyak lagi wisatawan berkunjung dan menikmati eksotisnya Provinsi Kaltim yang memang memiliki banyak potensi wisata budaya dan alam lingkungan.

BACA JUGA :  LAKKB Kaltim Gelar Bakti Sosial di Jumat Berkah

Table Top Meeting ini mempertemukan Business to Business (B2) yang berbentuk pasar wisata, mempertemukan sellers (penjual) dan buyers (pembeli) secara langsung. Apalagi kegiatan ini diikuti 8 sellers, dan 22 buyers yang berasal dari biro perjalanan wisata di Provinsi Bali.

Seorang peserta, Lidya Hendi,  dari PT. Gema, menyatakan Table Top Meeting ini menjadi ajang yang positif bagi para pelaku industri pariwisata Kaltim, sebab mereka jadi memiliki kesempatan untuk mengenalkan dan memasarkan ragam paket wisata kepada calon wisatawan.

“Promosi yang terus-menerus seperti melalui Table Top Meeting ini, dapat menggairahkan potensi dan dinamika industri pariwisata di Kaltim. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar setiap tahun,” harapnya.

Sementara I Nyoman Sudiadnyana dari PT. Bali Esia Tour & Travel berpendapat, ajang ini sangat bermanfaat untuk masyarakat atau wisatawan agar mengetahui keunggulan dan kondisi terkini destinasi wisata Kaltim.

“Kami juga jadi lebih mengetahui destinasi-destinasi lain di Kaltim yang bisa menjadi alternatif kunjungan wisatawan. Ini juga untuk mendorong mobilitas wisatawan yang lebih tersebar, sehingga tidak menumpuk pada destinasi wisata tertentu saja,” ujar Sudiadnyana. (yl)

Facebook Comments Box

Related posts