Kompak.id, Samarinda – Pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026–2030 melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Umum KONI Kaltim periode sebelumnya, Rusdiansyah Aras. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Rusdiansyah itu menjadi ajang bertukar pandangan mengenai arah pembinaan olahraga prestasi di Kalimantan Timur ke depan.
Ketua Umum KONI Kaltim H. Anderiy Syachrum hadir bersama jajaran pengurus inti, yakni Ketua Harian Nidya Listiyono, Sekretaris Umum Abdul Muis, dan Bendahara Umum Siti Astridya. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat komunikasi antara kepengurusan lama dan baru.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga kesinambungan organisasi. Regenerasi kepengurusan harus tetap dibangun di atas semangat kebersamaan dan keberlanjutan program pembinaan olahraga,” ujar Rusdiansyah Aras, Rabu (5/8/2026).
Ia mengapresiasi inisiatif kepengurusan baru yang menjalin komunikasi dengan para pendahulu. Menurutnya, pengalaman dari kepengurusan sebelumnya dapat menjadi referensi dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan olahraga di Kalimantan Timur.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari tata kelola pembinaan atlet hingga tantangan pendanaan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Keduanya sepakat bahwa pembinaan olahraga prestasi tetap harus menjadi prioritas dengan pengelolaan anggaran yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, pembahasan juga menyinggung persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pemetaan kekuatan atlet menuju ajang nasional, serta kesiapan menghadapi PON cabang olahraga bela diri. Anderiy menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus dan staf sekretariat guna memastikan organisasi berjalan lebih responsif dan profesional.
“Kami ingin memastikan seluruh perangkat organisasi bekerja secara optimal sehingga program pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan target prestasi bisa tercapai,” kata Anderiy.
Pada kesempatan tersebut, Rusdiansyah turut memberikan sejumlah masukan kepada kepengurusan baru. Salah satunya, ia mendorong KONI Kaltim segera membentuk panitia pendaftaran calon tuan rumah Porprov IX Tahun 2030 agar kabupaten dan kota yang berminat memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan infrastruktur, anggaran, serta kebutuhan teknis penyelenggaraan.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara kepengurusan lama dan baru. Komunikasi yang terus terjaga diharapkan menjadi modal penting dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi dan mewujudkan target Kalimantan Timur pada berbagai ajang olahraga mendatang. (Ain)
