Kompak.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan Porprov di Bumi Daya Taka.
Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan alokasi anggaran tersebut telah disiapkan dalam pembahasan KUA-PPAS. Anggaran itu diprioritaskan untuk kebutuhan perangkat pertandingan, panitia pertandingan diluar panitia lokal, yang didalamnya termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi kedatangan, honor, serta kebutuhan teknis lainnya yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Anggaran yang kami siapkan sekitar Rp20 miliar. Di dalamnya untuk kebutuhan perangkat pertandingan, panitia pertandingan, konsumsi, akomodasi, transportasi, honor, termasuk jersey. Kami berharap anggaran ini sudah tidak berubah lagi,” kata Rasman, jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltim diberikan sesuai pembagian tugas dan tanggung jawab antara Pemprov Kaltim dan PB Porprov sebagai tuan rumah. Sementara itu, kebutuhan atlet dan official sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen kabupaten dan kota peserta.
Rasman mengakui kondisi fiskal saat ini membuat besaran honor harus disesuaikan. Karena itu, pihaknya meminta seluruh cabang olahraga memahami kondisi keuangan daerah demi kelancaran pelaksanaan Porprov.
Selain anggaran, Rasman menyebut kesiapan venue di Kabupaten Paser saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Namun apabila terdapat venue yang belum memenuhi syarat, pertandingan dapat dialihkan ke daerah lain.
“Kalau memang ada venue yang belum siap, saya minta segera disampaikan. Bisa kita alihkan ke Balikpapan atau Samarinda agar pelaksanaan pertandingan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim, Katsul Wijaya, menambahkan sejauh ini telah direncanakan sekitar tujuh cabang olahraga dipertandingkan di luar Kabupaten Paser. Langkah tersebut dilakukan menyesuaikan ketersediaan fasilitas olahraga yang ada.
“Memang sebelumnya sudah direncanakan sekitar tujuh cabang olahraga dipertandingkan di luar Kabupaten Paser. Setelah penetapan cabang olahraga nanti, technical delegate akan melakukan verifikasi terhadap kesiapan venue dan peralatan pertandingan,” jelas Katsul.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Kaltim, Hendra Radinal Ary, memastikan Tim Wasrah akan segera turun melakukan verifikasi lapangan setelah menerima keputusan resmi dari PB Porprov mengenai cabang olahraga, nomor pertandingan, jadwal, dan venue.
“Begitu keputusan PB keluar, kami langsung bergerak melakukan koordinasi dan verifikasi sehingga seluruh persiapan Porprov bisa berjalan maksimal,” pungkas Hendra. (Ain).
