Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
BERITA UTAMA OLAH RAGA

Pembinaan Sejak Dini, Kejurda Catur Kaltim Diikuti 64 Atlet Junior

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi sesaat setelah membuka secara resmi Kejurda Catur Kaltim di Aula Serapo, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Rabu (22/2/2023).

Kompak.id, Tenggarong – Kejuaraan daerah (kejurda) catur Kaltim tingkat junior diikuti 64 atlet dari delapan kabupaten dan kota di Kaltim. Para pemenang kejurda yang dihelat sejak 22 sampai dengan 23 Februari 2023 tersebut, akan mewakili Kaltim pada ajang nasional pada Maret mendatang di Jakarta.

Ketua Pimpres Percasi Kaltim Sugeng Prayitno mengatakan, kejurda kali ini cukup diminati. Terbukti hanya dua daerah yang tidak mengirimkan atletnya, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Mahakam Ulu (Mahulu).

“Paling banyak Samarinda mengirimkan 25 atlet. Di samping untuk pembinaan atlet junior di Kaltim, yang paling utama dari hasil kejurda ini akan dikirim ke kejurnas di Jakarta 13 Maret untuk setiap kategori,” kata Sugeng menjelaskan.

Kejurda tingkat junior dengan kategori A sampai F ini berlangsung tujuh babak yang terbagi selama dua hari. Pada hari pertama para atlet bertanding empat babak, kemudian dilanjutkan tiga babak pada hari berikutnya.

“Tingkat junior ini usia atlet di bawah 9 tahun sampai 19 tahun. Mereka semua ini murni atlet Kaltim. Kami meyakini kepengurusan Percasi Kaltim ini dalam satu sampai dua tahun akan mampu bertanding di tingkat nasional. Saat ini sudah kita siapkan dua sampai tiga atlet,” ungkap Sugeng optimistis.

Optimisme Sugeng itu dibuktikan dengan kemampuan atlet catur beregu tingkat junior asal Kaltim. Beberapa di antaranya mampu meraih prestasi tingkat nasional dan Asia.

BACA JUGA :  UINSI Samarinda Jalin Kerja Sama dengan Malaysia

“Prestasi kita tingkat junior saat ini atas nama Raden Salehuddin yang tahun kemarin mendapat perak di Bangka Belitung. Kemudian atas nama Evi juga perak di Bangka Belitung. Ada Bagas Valentino dari Balikpapan yang kejuaran Asia di Bali dapat perunggu,” sebut Sugeng.

Ketua Percasi Kaltim Akhmed Reza Fachlevi juga menaruh optimisme terhadap perkembangan dan prestasi atlet catur Kaltim. Menurutnya, dengan pembinaan yang terprogram dan kontinyu, atlet catur Kaltim akan mampu meraih prestasi.

“Ya kejurda Kaltim tingkat junior ini bagian dari pembinaan usia dini. Bahwa kita memerlukan regenerasi atlet catur kita. Saya pikir pembinaan sejak dini untuk bibit atlet berprestasi sudah harus dimulai,” kata Reza Fachlevi usai membuka kejurda di Aula Serapo Tenggarong.

Untuk itu, kata dia, dukungan dari semua pihak terutama pemerintah untuk para atlet juga perlu ditingkatkan.

“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah kota dan kabupaten yang telah mendukung program Percasi kabupaten dan kota. Dengan dukungan dan perhatian tersebut, maka bibit atlet catur dan prestasinya akan semakin mudah kita raih dan dapatkan,” ucap Reza yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kaltim itu. (*)

Related posts