Kompak.id, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan program bantuan seragam sekolah gratis tetap menjadi prioritas pada tahun ajaran 2026/2027. Meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, program yang menyasar ribuan peserta didik baru tersebut tetap dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat menyerahkan secara simbolis paket seragam sekolah kepada perwakilan siswa SD dan SMP di UPT SKB SPNF, Rabu (5/8/2026).
Sri Juniarsih mengatakan, pemerintah daerah sengaja mempertahankan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan orang tua ketika memasuki tahun ajaran baru.
“Di tengah kebijakan efisiensi, kami tetap mempertahankan program ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Harapannya, orang tua tidak lagi terbebani dengan kebutuhan seragam saat anak mulai bersekolah,” ujarnya.
Program bantuan itu didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau dengan total alokasi sekitar Rp16 miliar. Ia berharap keberlanjutan program tersebut ke depan dapat diperkuat melalui dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah pusat.
“Kami berharap ke depan ada sinergi dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar program ini bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima,” katanya.
Selain membahas bantuan pendidikan, Sri Juniarsih juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, setiap rupiah yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Seluruh penggunaan anggaran harus mengikuti aturan yang berlaku. Tata kelola keuangan yang baik merupakan tanggung jawab bersama agar pelaksanaan program berjalan aman dan tepat sasaran,” tegasnya.
Pada tahun ini, sebanyak 6.217 siswa baru jenjang sekolah dasar menerima bantuan perlengkapan sekolah dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. Paket yang diberikan meliputi seragam merah putih, seragam pramuka, seragam batik, tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis.
Sementara itu, sekitar 5.500 siswa baru tingkat SMP juga memperoleh paket bantuan berupa seragam putih biru, seragam pramuka, dan seragam batik.
Melalui program tersebut, Pemkab Berau berharap seluruh peserta didik dapat memulai proses belajar dengan lebih percaya diri tanpa terbebani biaya pengadaan seragam.
“Kami juga menegaskan akan terus mempertahankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan,” tandasnya. (Mit/Oke)
