Kompak.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka rangkaian Kegiatan Bimbingan dan Latihan Calon Taruna-Taruni TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan, Pelatihan Peneguhan Kemandirian Ekonomi Organisasi Pemuda, serta Pelatihan Kecakapan Hidup Pemuda Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2025 dengan tema “Kita Ciptakan Pemuda yang Tangguh untuk Membangun Generasi Emas Kalimantan Timur”, Kegiatan ini digelar mulai 13 hingga 22 November di beberapa titik pelaksanaan di Samarinda.
Plt. Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme para peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen mencetak generasi muda yang memiliki kepemimpinan kuat, kemampuan komunikasi yang baik, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Usia muda adalah masa yang paling optimal untuk menciptakan perubahan. Energi besar, visi idealis, dan waktu yang longgar membuat pemuda menjadi agen penggerak dalam setiap perubahan besar di dunia,” ujar Faisal, Kamis (13/11/2025).
Dispora Kaltim, kata Faisal, berharap program bimbingan dan latihan bagi calon Taruna/Taruni TNI–Polri serta sekolah kedinasan dapat melahirkan putra-putri asli Kalimantan Timur yang mampu bersaing di Akademi Militer, Akademi Kepolisian, IPDN, serta sekolah kedinasan lainnya. Ia mendorong seluruh peserta untuk tidak ragu menunjukkan potensi diri.
Begitupun dengan Pelatihan Peneguhan Kemandirian Ekonomi Organisasi Pemuda, serta Pelatihan Kecakapan Hidup Pemuda agar dapat memberi efek positif bagi Generasi Muda Kaltim.
“Kami yakin dengan semangat dan kerja keras, setiap peserta dapat meraih hasil yang memuaskan. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang penuh peluang,” jelasnya.
Sementara itu, Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, sebagai bidang penyelenggara agenda memaparkan dasar hukum, tujuan, serta teknis pelaksanaan kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa program ini mengacu pada UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Perda 8/2022, Pergub 45/2023 tentang Rencana Aksi Daerah Pelayanan Kepemudaan, serta Pergub 12/2023 tentang Kepemudaan.
Program ini, Kata Rusmulyadi memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim, melahirkan pemimpin muda di bidang militer dan sekolah kedinasan, hingga memperkuat semangat kepemimpinan di kalangan generasi muda.
“Dalam momentum ini, kita langsung buat tiga kategori palatihan dengan peserta kurang lebih 160 orang,” sebutnya.
Rusmulyadi merincikan, sebanyak 50 peserta mengikuti Bimbingan dan Latihan TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan dengan pendampingan penuh dari Korem 091/ASN, Polresta Samarinda, dan alumni IPDN. Pelatihan Kemandirian Ekonomi bagi Organisasi Pemuda diikuti 60 peserta dari 15 organisasi kepemudaan se-Kaltim. Sementara itu, Pelatihan Kecakapan Hidup bidang konten digital diikuti 50 pemuda.
“Kegiatan dipusatkan di tiga lokasi yakni lingkungan Gelora Kadrie Oening Sempaja Samarinda untuk pelatihan TNI/Polri dan kedinasan, Hotel Verona Samarinda untuk pelatihan ekonomi pemuda, serta SMA Negeri 16 Samarinda untuk pelatihan konten digital,” terang Rusmulyadi.
Lebih jauh, Rusmulyadi berharap rangkaian pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata, baik bagi pengembangan kapasitas pemuda maupun kontribusi mereka dalam pembangunan daerah.
“Karena pemuda merupakan harapan bangsa yang harus dikawal dan terus dikembangkan kapasitasnya,” tutup Rusmulyadi. (Ain)
