Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Berkas GratisPol Banyak Ditolak Sistem, Pemprov Ingatkan Mahasiswa Lebih Teliti dan Proaktif

Kompak.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengingatkan mahasiswa agar lebih teliti dalam menyiapkan berkas pendaftaran bantuan pendidikan GratisPol. Peringatan ini disampaikan setelah tingginya jumlah berkas yang ditolak sistem verifikasi otomatis akibat kesalahan teknis yang sebenarnya dapat dihindari sejak awal.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, mengatakan kesalahan paling sering terjadi adalah penulisan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sesuai, entah kurang satu angka atau tertukar digit. Selain itu, penggunaan materai bekas pada surat pernyataan juga menjadi salah satu alasan umum penolakan berkas.

“Banyak yang ditolak sistem karena NIK salah walau hanya kurang satu angka, atau materainya dipakai ulang. Tolong teliti, ini hal kecil tapi fatal,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Dasmiah, sebagian mahasiswa tidak membaca instruksi dengan saksama dan mengunggah dokumen terburu-buru mendekati penutupan pendaftaran. Hal ini tidak hanya menyebabkan banyak berkas tidak valid, tetapi juga menambah beban verifikator yang harus memeriksa ribuan pengajuan dalam waktu terbatas.

Ia juga menyoroti minimnya inisiatif mahasiswa mencari informasi terkini mengenai GratisPol. Banyak mahasiswa terlambat mendaftar atau salah memasukkan data karena jarang mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah daerah maupun kampus.

“Jangan malas mencari informasi dong. Masa mahasiswa malas mencari informasi,” tegasnya.

Dasmiah berharap mahasiswa lebih proaktif menyiapkan dokumen sejak awal, mengecek ulang seluruh data, dan rutin memantau kanal resmi informasi. Ia menegaskan bahwa Pemprov hanya memproses pengajuan yang masuk dengan benar dan tepat waktu.

“Kalau tidak mendaftar, apa yang mau kami proses? Kami bekerja berdasarkan data yang masuk,” katanya.

Dengan ketelitian mahasiswa dan pengetatan sistem verifikasi, Pemprov yakin distribusi GratisPol tahun depan akan berjalan lebih aman, cepat, dan tepat sasaran. (Adv/Ain/Diskominfo Kaltim)

Related posts