Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

DPRD Samarinda Dorong Pemkot Prioritaskan Pembangunan LPJU di Kawasan Rawan Kriminalitas

Kompak.id, Samarinda — DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk lebih serius mempercepat pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), terutama di wilayah yang dinilai rawan tindak kriminal dan masih minim pencahayaan pada malam hari.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan masih terdapat sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Samarinda yang belum memiliki penerangan memadai. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berdampak terhadap aspek keamanan masyarakat.

“Masih ada beberapa titik yang gelap dan belum memenuhi standar penerangan yang layak. Ini tentu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan warga,” ujarnya, Rabu (13/5/2026)

Ia menjelaskan, persoalan LPJU turut menjadi salah satu catatan penting DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Samarinda. Dalam rekomendasi yang disampaikan, DPRD meminta agar pendapatan dari sektor retribusi LPJU dapat dikembalikan untuk pengembangan fasilitas penerangan jalan.

“Kami mendorong agar pendapatan yang berasal dari retribusi LPJU diprioritaskan kembali untuk pembangunan dan penambahan fasilitas LPJU,” katanya.

Menurut Abdul Rohim, salah satu hambatan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah adalah keterbatasan anggaran untuk memperluas jaringan penerangan jalan. Karena itu, DPRD mengusulkan skema penganggaran wajib atau mandatory budget agar alokasi dana untuk LPJU memiliki kepastian.

Ia menilai konsep tersebut dapat diterapkan dengan pola yang sama seperti pengelolaan pendapatan di sektor pelayanan publik lainnya, di mana sebagian pendapatan dialokasikan kembali untuk pengembangan layanan terkait.

“Kalau sumber pendapatannya dari LPJU, maka penggunaannya juga harus kembali untuk memperbaiki dan memperluas titik penerangan jalan,” tegasnya.

Selain itu, Komisi III DPRD Samarinda juga meminta pemerintah kota melakukan evaluasi terhadap sejumlah kegiatan yang dianggap menyerap anggaran besar namun tidak bersifat prioritas mendesak bagi masyarakat.

Menurutnya, efisiensi anggaran dari kegiatan seremonial atau program yang masih dapat ditekan dapat dialihkan untuk kebutuhan dasar warga, termasuk pembangunan LPJU di kawasan yang membutuhkan.

“Kalau ada kegiatan yang masih bisa diefisienkan, anggarannya sebaiknya dialihkan ke kebutuhan yang lebih dirasakan masyarakat, salah satunya penerangan jalan,” ucap Abdul Rohim.

Ia menambahkan, minimnya pencahayaan jalan saat malam hari telah lama menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kondisi jalan yang gelap juga dinilai memunculkan rasa khawatir terhadap potensi tindak kriminalitas.

Karena itu, DPRD berharap Pemkot Samarinda dapat menjadikan penguatan fasilitas LPJU sebagai salah satu prioritas pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Kita harus memastikan masyarakat selalu merasa aman dan nyaman dengan fasilitas umum yang tersedia,” pungkasnya. (Adv/Ain/DPRDSamarinda)

Related posts