Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
SEPUTAR KALTIM

Rakerwil BKPRMI Kaltim, Dorong Kader Tingkatkan Peran dalam Pembangunan Daerah

Kompak.id, Balikpapan – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltim menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Balikpapan, Sabtu (6/12/2025).

Muskerwil yang dibuka Mispoyo yang mewakili Gubernur Kaltim itu dihadiri 8 pengurus DPD BKPRMI se-Kaltim. Ketua Umum DPW BKPRMI Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, muskerwil tersebut bertujuan menyamakan persepsi semua pengurus di seluruh tingkatan.

“Selain menyamakan persepsi BKPRMI Kaltim, juga bergerak cepat untuk menyusun program. Dalam ini, kami berharap ke depannya organisasi ini dapat dikenal masyarakat secara luas dan bekerja sama dengan Forkopimda,” kata Reza Fachlevi.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan, rakerwil BKPRMI Kaltim tahun ini, selain merancang program kegiatan selama tahun 2026, juga bertujuan membawa BKPRMI berperan lebih aktif dalam proses pembangunan di daerah.

“Apa yang kami kerjakan hanya demi Allah, karena yang hadir di sini guru-guru ngaji. Kemudian ingin saya sampaikan juga, kita sebagai kader BKPRMI, ke depan masih banyak peran BKPRMI dalam membawa Kaltim yang lebih baik lagi di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo dan Gubernur Kaltim,” Kata Reza yang juga anggota DPRD Kaltim menutup sambutannya.

Rakerwil ini juga dihadiri Wakil Ketua DPP BKPRMI, Sobrin. Dalam sambutannya, ia berharap BKPRMI di semua wilayah dapat meningkatkan kerja samanya dengan pihak-pihak lain. Selain menyebutkan sejumlah program prioritas BKPRMI seperti Festival Anak Saleh Indonesia (FASI), dan pembentukan lembaga bantuan hukum (LBH), Sobrin menyampaikan pesan dari Ketua Umum DPP BKPRMI, yang berisi agar pengurus organisasi ini menjalin komunikasi yang lebih aplikatif dengan pihak-pihak terkait.

“Salah satu program unggulan adalah Festival Anak Saleh Indonesia. Kalimantan Timur merupakan salah datu DPW terbaik. Saya menyampaikan amanat dari ketum kita, bahwa terpenting dari BKPRMI adalah komunikasi,” ujar Sobrin.

Mewakili Gubernur Kaltim, Mispoyo menyampaikan apresiasi Pemprov Kaltim atas keberhasilan BKPRMI Kaltim, terutama dalam FASI tahun lalu yang meraih peringkat kedua nasional. Lebih jauh, ia menjelaskan terkait dukungan Pemprov Kaltim untuk organisasi keagamaan di tengah kondisi keuangan daerah yang mengalami penurunan.

“Kerja ikhlas menjadi modal kuat BKPRMI. APBD Kaltim turun 6 triliun, jadi berpengaruh terhadap hibah. Tapi ini tidak mengurangi dukungan Pemprov Kaltim terhadap BKPRMI,” kata Mispoyo.

Mispoyo juga mengajak pegiat BKPRMI Kaltim untuk megambil manfaat dari program Pemprov Kaltim di bidang pendidikan. Sebagai bentuk partisipasi dalam peningkatan kualitas sumber daya masyarakat Kaltim.

“Silakan teman BKPRMI yang memenuhi syarat, silakan menggunakan beasiswa gratispol dengan UKT gratis. Kita berharap dan mengajak semuanya untuk menggaungkan kabar baik ini. Tahun depan sudah bisa dilaksanakan,” ucap Mispoyo memastikan. (*)

Related posts