Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
SEPUTAR KALTIM UMUM

ESDM Kaltim Tegaskan Program Berbagi Takjil Ramadan Tidak Dibiayai Perusahaan Tambang

Kompak.id, Samarinda — Program berbagi takjil di bulan Ramadan yang melibatkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur bersama Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor mineral dan batu bara dipastikan tidak menggunakan pembiayaan dari perusahaan tambang untuk kegiatan pemerintah.

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut hanya disinergikan dari sisi waktu dan tempat pelaksanaannya, sementara pengelolaan serta sumber dana masing-masing pihak tetap terpisah.

“Jadi memang kita ada program kegiatan berbagi takjil. Karena Forum PPM Minerba juga punya program yang sama, kami mengajak untuk sama-sama berbagi takjil, tetapi pengelolaannya berbeda. ESDM mengelola sendiri, Forum PPM juga mengelola sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada permintaan dana dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada perusahaan tambang sebagaimana informasi yang sempat beredar.

“Tidak benar seperti berita yang beredar bahwa kegiatan ini dibiayai oleh perusahaan tambang. Kami menggunakan dana sendiri, sedangkan Forum PPM juga menggunakan dana mereka sendiri,” tegas Bambang.

Menurutnya, program berbagi takjil tersebut memang rutin dilakukan setiap tahun, baik oleh pemerintah maupun oleh perusahaan tambang melalui program sosial mereka.

“Yang disinergikan hanya waktu dan tempatnya saja. Karena setiap tahun Forum PPM Minerba juga punya kegiatan berbagi takjil, dan OPD juga memiliki program serupa. Jadi kita ajak bersama-sama agar bisa menebar kebaikan di bulan Ramadan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum PPM Minerba Kalimantan Timur, Muslimin Gunawan, mengatakan bahwa perusahaan tambang memang memiliki program Ramadan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari kegiatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Muslimin yang juga menjabat Community Development Section Head di PT Multi Harapan Utama, kegiatan tersebut biasanya meliputi pembagian takjil, bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu, hingga dukungan kegiatan keagamaan di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Program Ramadan itu memang sudah rutin dilakukan perusahaan. Ada berbagi takjil, ada bantuan sembako untuk fakir miskin, ada juga dukungan kegiatan keagamaan di desa-desa sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan di tingkat provinsi, Forum PPM Minerba baru melaksanakannya dalam skala bersama antar perusahaan dan hanya dilakukan dalam satu hari kegiatan.

“Ini bukan kegiatan 30 hari, hanya satu hari saja, yaitu tanggal 11 Maret. Pada hari itu Forum PPM juga membagikan takjil yang kami siapkan sendiri,” katanya.

Muslimin juga menegaskan bahwa kontribusi perusahaan dalam kegiatan tersebut bukan berupa dana yang disalurkan ke pemerintah, melainkan dalam bentuk takjil yang disiapkan langsung oleh perusahaan.

“Kami tidak memberikan dana. Kami menyiapkan takjil sendiri dan dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kabid Minerba Dinas ESDM Kaltim, Achmad Prannata, menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini juga sejalan dengan ketentuan dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2016.

Menurutnya, dalam regulasi tersebut terdapat delapan pilar program PPM, salah satunya pilar sosial budaya yang mencakup kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, hingga bantuan bagi masyarakat.

“Dalam delapan pilar PPM ada pilar sosial budaya yang mencakup kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Jadi kegiatan seperti ini merupakan bagian dari implementasi program PPM perusahaan,” jelasnya. (Ain)

Related posts