KDS ikut Ambil Bagian Penanggulangan HIV/AIDS di Kaltim

Abdul Rahman 18-Feb-21 04:51:49 Kategori Politik, Pendidikan, Kesehatan, Inspirasi Dibaca 59 Kali


Kompak.id  Samarinda -  Berdiri sejak tahun 2006, Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Mahakam Plus aktif melakukan pendampingan bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Hal itu disampaikan saat acara 4 pilar Kebangsaan pada Rabu (17/02/2021) di Jl. Angkkung Blok A No.9 Komp. Prevab Segiri.

“Sejak pertama kali terdeteksi terinfeksi HIV, KDS menemani ODHA hingga kembali percaya diri dan bangkit menyuarakan hak-hak mereka. Tak sekedar komunitas, orang-orang KDS saling berbagi dan mendukung layaknya keluarga,” kata Pembimbing  Konseling  Kelompok  Dukungan  Sebaya  (KDS) Siwi  Ariyanti

Lebih lanjut, memang tak mudah menerima kenyataan ketika di dalam tubuh telah bersarang virus pemusnah sistem kekebalan tubuh yang dikenal human immunodeficiency virus (HIV).

“Bila kekebalan tubuh semakin menurun, berbagai macam penyakit lebih mudah menyerang. Penyakit ringan seperti sariawan pun akan sangat menyakitkan dan berujung kematian,” sebut Siwi

Saat pertama kali dinyatakan positif terinfeksi HIV, hampir semua ODHA terpuruk. Yang lebih menakutkan dari serangan virus adalah reaksi masyarakat yang cenderung menghukum secara sepihak, sehingga pengidap memilih mengucilkan diri.

“Banyak ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang kehilangan nyawa karena semakin menderita dengan beban pikiran mereka. Padahal ODHA dapat hidup sehat lebih lama meskipun tubuhnya telah menjadi rumah bagi virus tersebut,”terangnya

Dia menambahkan, saat mengetahui terinfeksi HIV, ODHA harus membuka diri terhadap keluarga, minimal satu orang yang sangat dipercaya agar mendapat dukungan. Tetapi, mirisnya, saat diketahui sebagai ODHA, tak sedikit dari mereka yang kehilangan haknya sebagai anak, istri, suami, dan lainnya. Padahal dukungan dari orang-orang terdekat sangat penting.

“Hilangnya dukungan dari keluarga bisa dipastikan dapat menghilangkan 50 persen jiwa ODHA,” jelasnya

Anggota MPR RI / DPD RI Aji Mirni Mawarni asal Kaltimdalam sambutanya menyebut, bahwa dengan hadirnya KDS diharapkan dapat memberi pendampingan yang lebih ke arah psikis.

“Tujuannya agar para ODHA merasa memiliki keluarga dan tidak dikucilkan. Selain itu, KDS juga memberikan bimbingan dan pengertian kepada ODHA agar tidak menyebarkan virus, dan menginformasikan tentang akses layanan apa saja yang bermanfaat bagi mereka,” harapnya.(Riz/Oke)

Related Post