Ratusan Warga Desa Bangun Rejo Alami Krisis Air Bersih

Admin21 15-Okt-21 11:43:01 Kategori Berita Utama Dibaca 62 Kali

Kompak.id, Tenggarong - Sekitar 300 jiwa dari 40 Kepala Keluarga (KK) di RT 30 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara mengalami krisis air bersih. Krisis terjadi sejak satu bulan terakhir akibat distribusi dari PDAM Tirta Mahakam ke rumah-rumah warga tidak normal.

Tokoh masyarakat setempat, Ketut Sarjana mengatakan, guna memenuhi kebutuhan air bersih, warga terpaksa membeli air seharga Rp80 ribu untuk  1200 liter.

"Beli air sehari Rp240 ribu. Padahal di RT sebelah dan desa lain mengalir saja. Tidak tahu kenapa," kata Ketut kepada media ini, Selasa (12/10/2021). 

RT 30 Desa Bangun Rejo yang berada di antara Desa Kerta Buana dan Karang Tunggal itu sudah mengalami ketidaknormalan distribusi air bersih selama bertahun-tahun.

"Sudah tahunan beberapa hari mengalir dalam seminggu. Kali sudah satu bulan tidak menhalir sama sekali," sambung Ketut Sarjana.

Selama krisis air, warga juga tidak memeroleh bantuan dari pemerintah maupun swasta. Padahal jarak permukiman penduduk di RT 30 hanya bersebelahan dengan PT Kitadin perusahaan tambang batubara.

"Tidak ada bantuan Kitadin, kebakaran di sini saja tidak ada bantuan," tukasnya.

Bahkan untuk perbaikan jalan lingkungan, kata Ketut Sarjana, warga secara swadaya melakukan semenisasi.

"Warga sendiri gotong royong, selama ini dijanjikan saja dari pemerintah desa," kata Ketut melanjutkan.

Soal air bersih, menurutnya sudah dilaporkan ke PDAM. Namun belum ada perkembangan.

"Sering sudah ke kantor (PDAM), katanya nanti diusahakan. Dulu habis lapor biasanya nyala, tapi tengah malam. Sekarang belum," ungkap Ketut menambahkan. (woy)

Related Post