Dinilai Berhasil, Budisatrio Kunjungi Kelompok Wanita Tani di Desa Suka Maju

Admin21 13-Okt-21 01:30:49 Kategori Ekonomi dan Bisnis, Nasional Dibaca 95 Kali

Kompak.id, Tenggarong – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G Budisatrio Djiwandono dalam lawatannya ke daerah pemilihan Kalimantan Timur menyempatkan meninjau Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Desa Suka Maju Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Selasa (12/10/2021).

Selama Budisatrio berada di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan dan kehutanan, sejumlah bantuan ke konstituennya di daerah pemilihan Kaltim. Kali ini, ia meninjau manfaat dari bantuan yang selama ini telah direalisasikan untuk KWT Bina Karya Sehati di Desa Suka Maju yang dinilai berhasil dalam mengembangkan lahan pekarangan menjadi lahan produktif untuk sayur-sayuran dan aneka bibit budidaya hortikultura. 

“Dengan pekarangan ibu-ibu dapat bercocoktanam, tanam hortikultura. Ini komitmen Komisi IV dengan mitra kami Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan. Karena di tengah pandemi ini bidang usaha yang hasilnya positif yakni sektor pertanian,” ungkap Budisatrio di hadapan warga Desa Suka Maju dan anggota KWT Bina Karya Sehati. 

Legislator asal Gerindra itu menilai, kebutuhan pokok seperti pangan tidak dapat ditunda seperti kebutuhann lainnya. Sehingga pertanian hortikultura patut terus dikembangkan.

“Kalau ibu-ibu mau beli baju, bapak-bapaknya kalau mau beli motor bisa ditunda dulu. Tapi kalau makan tidak bisa ditunda, anak-anak kita perlu gizi,” katanya lagi.

Selain itu, dengan tanaman hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan rumah akan menciptakan ketahanan pangan di tingkat keluarga. 

“Harapannya ibu-ibu mendapatkan sumber sayuran langsung di pekarangan. Dan ini bisa dijual hasil program KWT. Program KWT ini perlu dikawal. Tapi program ini juga harus didukung dengan sumber daya manusia dan tenaga penyuluhan,” katanya. 

Dengan melihat keberhasilan KWT Bina Karya Sehati tesebut, Budisatrio menegaskan akan meningkatkan bantuan untuk program-program serupa di Kaltim.

“Saya komitmen untuk membantu KWT di Kaltim. Mari kita ubah, dari kebiasaan konsumtif menjadi kebiasaan produktif.  Semoga bantuan-bantuan yang sudah turun digunakan sebagaimana mestinya. Bantuan itu dari APBN, uang rakyat, uang bapak-ibu juga. Tidak ada pungutan apapun, kalau ada langsung laporkan,” ujar Budisatrio menegaskan. 

Kordinator KWT Bina Karya Sehat, Yayuk yang menerima kunjungan Budisatrio Djiwandono itu mengaku senang, terlebih bantuan-bantuan yang diterimanya dapat digunakan dan memberikan manfaat.

“Berterima kasih bantuannya sudah kami terima semua. Semoga kedatangan Pak Budi tidak hanya sekali ini. Dengan bantuan ini kami dapat merasakan manfaatnya. Misalnya saat pandemi ini, kami langsung dapat memenuhi kebutuhan sayur dari pekarangan,” kata Yayuk. 

Usai berdialog dengan warga, Budisatrio menyempatkan meninjau tanaman hortikultura milik KWT Bina Karya Sehati yang juga memiliki bank sampah. (woy)

Related Post