Baznas Berau – BBC Buka Kelas Barista

Efendi 07-Sep-21 14:02:54 Kategori Ekonomi dan Bisnis Dibaca 38 Kali

TANJUNG REDEB - Menggandeng Komunitas Berau Bikers Community (BBC), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengadakan Pelatihan Penyajian Kopi melalui program Barista Class, selama dua hari, yakni 4 dan 5 September 2021.

Peserta sebanyak 20 peserta, terdiri dari mustahik, amil dan masyarakat umum. Peserta ini kemudian terbagi dalam 2 sif yang diberikan pelatihan mengolah kopi. Mereka langsung dipandu barista profesional dari Iki Coffe dan Titik 0 Coffe, diberikan pengenalan tentang jenis kopi, alat yang digunakan, hingga mempraktikkan cara penyajian kopi yang baik.

“Alhamdulilah hari ini Baznas Berau bersinergi dengan Komunitas Berau Bikers Community  mengadakan progam Barista Class, Pelatihan Teknik Penyajian Kopi. Peserta diberikan skill dan pengetahuan dasar mengenai dunia kopi,” sebut Abu Bakar, wakil ketua Bidang 2 Baznas Berau yang hadir dalam pelatihan tersebut.

Pelatihan dasar barista ini tidak lepas dari semakin berkembangnya tren kopi di kalangan anak muda, termasuk di Kabupaten Berau dan sekitarnya. Karena itu, Abu Bakar berharap dengan bekal skill mengolah kopi tersebut, bisa digunakan untuk mengembangkan usaha bagi para peserta, termasuk berkarir menjadi barista profesional.

Disebutkan, hampir setiap sudut jalan, bisa ditemui kedai kopi kekinian, tempat baru bagi anak muda bersosialisasi. Karenanya Baznas bersama Komunitas BBC berinisiatif menggagas program ini dengan melibatkan generasi muda agar bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai peluang bisnis. Khususnya mereka yang tertarik dalam hal bisnis kopi kekinian namun belum punya pengetahuan tentang kopi.

“Terima kasih kepada Baznas Berau atas dukungannya, sehingga acara ini bisa terselenggara dengan lancar,” kata Rizal, ketua Komunitas BBC. Hal ini, menurutnya, tentu saja menjawab tren ngopi di wilayah Berau yang kini cukup tinggi, sehingga hal ini menjadi dasar terselenggaranya pelatihan yang sangat bermanfaat.

“Tujuan Barista Class ini untuk meningkatkan pembelajaran dasar, juga untuk membuka kesempatan agar tercipta lapangan kerja baru dan wira usaha baru di bidang kuliner kopi,” pungkas Rizal. (*)

 

Related Post