Pekan Kebudayaan Nasional di Kukar, Nonton Bareng "Napas Bumi Kalimantan"

Admin21 25-Nov-21 00:20:00 Kategori Berita Utama, Inspirasi, Nasional, Advertorial

Kompak.id, Tenggarong - Dalam rangka Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) sekaligus upaya melestarikan budaya Indonesia khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim), Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kemendikbud-Ristek RI menggelar nonton bareng film berjudul "Napas Bumi Kalimantan" di halaman Museum Mulawarman, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu malam (24/11/2021).

Acara tersebut dihadiri para pejabat Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar termasuk Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono, juga Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid. Hadir juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud-Ristek Restu Gunawan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, Pemprov Kaltim menyambut baik dan mengapresiasi acara tersebut. Pihaknya mendukung karya sineas film dalam negeri khususnya dari Kaltim sendiri.

"Mari kita dukung sepenuhnya film-film buatan anak negeri, khususnya dari Kaltim agar maju di level nasional hingga internasional," harapnya mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor.

Senada dengan Pemprov Kaltim, Hetifah mengajak semua stakeholder terus mendukung agar pelaku seni bisa terus berkreasi dan karyanya dapat ditampilkan. 

"Saya harap pelaku seni budaya bisa di Kaltim ini dirangkul," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dirjen Pengembangan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud-Ristek Restu Gunawan mengucapkan selamat atas ditetapkannya Sultan ke-14 Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Idris sebagai Pahlawan Nasional. Serta mengapresiasi Kukar yang wilayahnya menjadi bagian dari lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru. Untuk itu dirinya mengingatkan stakeholder dan masyarakat Kaltim khususnya Kukar agar bersiap mencari salah satu 'brand' dari kearifan lokal yang akan ditonjolkan.

"Harus segera cari brand-nya apa, jangan sampai tuan rumah jadi penonton, maka kita gali potensi budaya yang ada. Kalau tidak kita siapkan nanti bisa miris, harus dipikirkan apa yang menjadi kekuatan kita, kebudayaan adalah jalan kemajuan, kita punya potensi itu," ujarnya.

Film yang digarap Dirjen Pendidikan Vokasi itu menggandeng salah satu sutradara ternama di Indonesia, Lasja F Susatyo, menggambarkan budaya, seni, alam, dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah Kaltim termasuk di dalamnya Kukar. Film Napas Bumi Kalimantan yang salah satu lokasi shootingnya di desa Loa Duri Kecamatan Loa Janan Kukar itu menggaet band metal populer tanah air Edane, yang dimotori Eet Sjahranie asal Kaltim, serta Uyau Moris musisi Indonesia dengan spesialisasi sebagai pemain Sampe, alat musik petik khas Dayak Kenyah.

"Film ini mengeksplor keindahan landscape Kaltim termasuk Kukar, pemainnya ada dari Jakarta dan banyak talent dari Kaltim, full. Perdana disaksikan streaming secara nasional. Harapannya film ini jadi inspirasi masyarakat Kaltim juga Kukar, bahwa wilayah kita memiliki keanekaragaman hayati dan lansacpe alam luar biasa menjadi penggerak bahwa industri film itu bisa muncul dari mana saja idenya, dan menunjukkan Kaltim salah satu lokasi terbaik shootng film di Indonesia," terang panitia. 

Untuk diketahui PKN merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud-Ristek, sebagai wujud implementasi dari agenda strategi pemajuan kebudayaan yang diwujudkan dengan cara menyediakan ruang bagi keragaman ekspresi budaya, serta mendorong interaksi budaya guna memperkuat kebudayaan yang inklusif. (Adv)

Related Post