Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
BERITA UTAMA UMUM

Seminar Refleksi Institusional SMAN 10 Samarinda, Andi Satya Ajak Warga Sekolah Jaga Sejarah dan Terus Berjuang

Kompak.id, Samarinda – SMAN 10 Samarinda menggelar Seminar Refleksi Institusional bertema “Belajar dan Perjalanan, Menyepakati Arah Bersama” pada 5–6 Januari 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 SMAN 10 Samarinda dan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali identitas serta arah perjuangan sekolah sebagai salah satu sekolah unggulan di Kalimantan Timur.

Hadir sebagai narasumber utama, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim sekaligus alumni pertama SMAN 10 Samarinda, Andi Satya Adi Saputra menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk panggilan moral sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 10 Samarinda.

“Dalam rangka seminar yang dirangkaikan dengan HUT ke-28 SMA Negeri 10 Samarinda ini, saya sebagai alumni dipanggil bapak ibu guru saya untuk hadir memberikan napak tilas,” ungkap Andi Satya, Selasa (6/1/2026).

Andi Satya berujar, lewat kegiatan ini, Ia ingin Siswa-Siswi SMAN 10 Samarinda lebih dekat dengan alumni agar tau dari mana asalnya dan tidak melupakan sejarah.

Menurut Andi Satya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Ia menyebut napak tilas dan cerita-cerita masa lalu sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi penerus SMAN 10.

“Ini bisa dibilang penguatan karakter. Lewat napak tilas dan cerita-cerita flashback masa lalu, kita ingin membentuk karakter anak-anak yang sekarang sedang belajar di sini,” katanya.

Dalam rangka HUT ke-28 SMAN 10 Samarinda, Andi Satya juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya bisa kembali ke sekolah yang telah membentuk dirinya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak dan selamat ulang tahun kepada SMA Negeri 10 Samarinda. Saya merasa seperti dipanggil kembali ke rumah saya, tempat saya pernah tinggal selama tiga tahun di asrama,” ungkapnya.

Ia mengenang masa-masa awal berdirinya SMAN 10 yang dibina dengan disiplin tinggi.

“Di sini saya belajar berorganisasi dan digembleng secara keras, karena dulu pengasuh kami dari militer. Itu yang membentuk karakter saya hingga bisa seperti sekarang,” tuturnya.

Andi Satya pun berharap nilai-nilai tersebut terus diwariskan kepada generasi saat ini. Ia mengatakan kualitas yang sama bisa diteruskan kepada anak-anak yang sedang bersekolah di SMAN 10 Samarinda, membawa obor kemajuan untuk Kalimantan Timur.

“Teruslah berjuang, terus berkarya. Meskipun jalan tidak selalu mulus dan banyak rintangan, bahkan proses hukum sedang berjalan, insyaallah jangan menyurutkan semangat kita semua,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 10 Samarinda, Tasrin Solihin, menjelaskan bahwa seminar dikemas dalam format talk show yang sarat dengan pesan motivasi dan penguatan institusi.

“Beliau menyampaikan motivasi kepada warga SMA 10, khususnya Bapak Ibu guru dan tenaga kependidikan, untuk selalu semangat dan membakar api perjuangan,” ujarnya.

Tasrin menambahkan bahwa Pembicara juga menegaskan posisi hukum SMAN 10 Samarinda yang telah sah kembali ke rumah asalnya.

“Ini menjadi penguat moral bagi seluruh civitas sekolah,” katanya.

Selain itu, Tasrin menjelaskan Komisi IV juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung SMAN 10 Samarinda karena sudah ditetapkan sebagai sekolah unggulan bersama SMA 2 Sangatta Utara dan SMA 3 Tenggarong.

“Jadi sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk tidak mendukung kebijakan Pak Gubernur di bidang pendidikan,” jelas Tasrin.

Tasrin menutup dengan menegaskan bahwa sebagai alumni angkatan pertama, Andi Satya adalah saksi hidup perjalanan panjang SMAN 10 Samarinda.

“Beliau merasakan langsung bagaimana perjuangan membangun SMA 10 dari awal, sehingga pesan agar kami semua terus semangat dan menjaga marwah sekolah terasa sangat kuat,” pungkasnya. (Ain)

Related posts