Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Pengiriman Seragam Sekolah Gratis Mulai Dilakukan Pemprov Kaltim, Distribusi ke Sekolah Pekan Depan

Kompak.id, Samarinda — Program penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SMA, SMK, dan SLB yang menjadi salah satu kebijakan unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi memasuki tahap pengiriman. Setelah melewati proses produksi, paket seragam kini dikirim dari Pulau Jawa menuju Kaltim sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima di seluruh daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, mengungkapkan bahwa pengiriman mulai dilakukan hari ini dari pihak penyedia menuju pelabuhan di Kalimantan Timur. Tahap selanjutnya adalah distribusi ke titik penyimpanan utama di Balikpapan dan Samarinda, yang kemudian menjadi pusat penyaluran menuju masing-masing sekolah.

“Dalam rapat pimpinan hari ini, kami sudah melaporkan bahwa pengiriman ke pelabuhan telah dimulai. Selanjutnya, seragam akan disalurkan ke Balikpapan dan Samarinda, baru kemudian pada minggu depan proses distribusi ke sekolah-sekolah akan dilaksanakan,” ujar Armin, Rabu (26/11/2025).

Ia menegaskan bahwa tahap yang berlangsung saat ini bukan pembagian seragam kepada siswa, melainkan pengiriman barang yang masih harus melalui proses bongkar muat dan penyortiran. Setelah proses tersebut selesai, seragam baru akan dikirim ke sekolah-sekolah penerima sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Total penerima bantuan ini mencapai 65.004 siswa baru dari 447 sekolah di seluruh Kaltim. Adapun paket bantuan yang diberikan mencakup pakaian seragam sekolah, sepatu, tas, topi, serta ikat pinggang. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp65 miliar untuk program ini, dengan produksi dilakukan di Pulau Jawa demi memastikan kualitas bahan dan konsistensi produksi.

Setiap siswa menerima paket bantuan lengkap dengan nilai sekitar Rp1 juta per orang. Namun, Armin menegaskan bahwa seragam tambahan seperti batik sekolah, Pramuka, atau seragam khusus lainnya tetap menjadi tanggung jawab orang tua siswa. Kebijakan ini hanya mencakup kebutuhan dasar yang dinilai paling esensial untuk meringankan biaya pendidikan keluarga.

“Proses penyaluran akan tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa distribusi ini terlaksana tahun ini dan berlanjut pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Pemprov Kaltim berharap, distribusi dapat berjalan tertib hingga seluruh siswa penerima memperoleh seragam sebelum memasuki semester baru. Program ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi juga mendukung pemerataan akses pendidikan melalui kelengkapan sarana belajar yang setara bagi seluruh peserta didik di Kalimantan Timur. (Adv/Ain/Diskominfo Kaltim)

Related posts