Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Pemprov Kaltim Matangkan Pengembangan Desa Wisata 2026, Selaras dengan Fokus Jospol untuk Penguatan Ekonomi Berbasis Lokal

Ririn Sari Dewi

Kompak.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim terus mematangkan program pengembangan desa wisata yang akan mulai berjalan pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov dalam mengimplementasikan kebijakan Jospol yang menekankan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyampaikan bahwa desa wisata akan dikembangkan secara bertahap dan terukur, dengan target sekurangnya lima desa unggulan setiap tahun.

“Program ini kita mulai pada 2026 dan dilakukan bertahap. Setiap tahun akan ada minimal lima desa yang dibina menjadi desa wisata unggulan,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Rencana pengembangan tersebut tercantum dalam dokumen resmi Dispar Kaltim bernomor 500.13.2.4/562/DISPAR-IV/2025 tertanggal 14 Oktober 2025, yang memuat daftar sepuluh desa atau kampung wisata yang diproyeksikan menjadi kawasan binaan, antara lain:

  1. Kota Samarinda – Kampung Tenun
  2. Kota Balikpapan – Kampung Wisata Kang Bejo
  3. Kota Bontang – Desa Wisata Bontang Baru Bersinar
  4. Kabupaten Paser – Desa Wisata Klempang Sari
  5. Kabupaten Penajam Paser Utara – Kampung Wisata Nipah-Nipah
  6. Kabupaten Kutai Kartanegara – Desa Wisata Kersik
  7. Kabupaten Kutai Timur – Desa Wisata Kaliorang
  8. Kabupaten Kutai Barat – Kampung Wisata Linggang Melapeh
  9. Kabupaten Mahakam Ulu – Kampung Wisata Batu Majang
  10. Kabupaten Berau – Desa Wisata Tanjung Batu

Ririn menjelaskan bahwa dua daerah yakni Samarinda dan Bontang akan menjadi prioritas pada tahun pertama pelaksanaan.

“Potensi mereka sudah terbentuk. Tinggal diperkuat melalui pendampingan, promosi, serta kolaborasi dengan dunia usaha,” katanya.

Program desa wisata ini tidak hanya memperkuat pariwisata berbasis komunitas, tetapi juga selaras dengan semangat Jospol yang mendorong optimalisasi potensi desa sebagai pusat ekonomi baru. Dengan strategi terarah, Pemprov Kaltim berharap desa-desa wisata tersebut dapat berkembang menjadi destinasi yang berdaya saing dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Adv/Diskominfo Kaltim)

Related posts