Kompak.id, Samarinda – MMP Kaltim juga memperluas penerapan teknologi dalam layanan distribusi LPG 3 kilogram dan pengelolaan Pertashop di Kalimantan Timur. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus mencegah penyalahgunaan.
Direktur Utama MMP Kaltim, Edy Kurniawan, mengatakan perusahaan kini menggunakan sistem Customer Profiling Tracking berbasis QR Code Database dalam distribusi LPG bersubsidi.
“Dengan sistem ini, kami bisa memastikan LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Edy, Kamis (11/9/2025).
Selain itu, MMP Kaltim juga mengimplementasikan Automatic Inventory System pada jaringan Pertashop yang dikelolanya.
Sistem ini memungkinkan perusahaan memantau stok dan penjualan BBM secara real-time, sehingga distribusi bisa lebih terencana dan efisien.
Menurut Edy, digitalisasi ini sekaligus memperkecil ruang kebocoran dan meningkatkan akurasi data operasional.
“Kami ingin membangun sistem yang adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Langkah ini mempertegas komitmen MMP Kaltim dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait distribusi energi yang tepat sasaran.
