Kompak.id, Samarinda – PT Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur (MMP Kaltim) tidak hanya bertumpu pada satu lini usaha dalam menopang kinerjanya, melainkan membangun struktur bisnis yang terdiversifikasi melalui lima anak perusahaan strategis. Pola ini dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan BUMD migas milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut.
Direktur Utama MMP Kaltim, Edy Kurniawan, mengatakan setiap anak usaha dibentuk untuk menggarap segmen bisnis yang berbeda, sehingga perusahaan tidak tergantung pada satu sumber pendapatan saja.
“Kami membangun MMP Kaltim sebagai holding yang kuat. Anak usaha kami dirancang untuk saling melengkapi, dari hulu sampai hilir,” ujar Edy, Selasa (2/9/2025).
Ia menjelaskan PT MMP Hilir Kaltim mengelola bisnis transportasi migas, LPG 3 kilogram, dan perdagangan bahan bakar industri. Sementara PT MMP Kutai Mahakam dan PT MPP Sanga-Sanga fokus pada pengelolaan participating interest di wilayah kerja migas strategis.
Selain itu, MMP Marin Kaltim bergerak di jasa perkapalan, dan PT MPP Eastkal mengelola PI di Blok East Kalimantan dan Attaka. Struktur ini, menurut Edy, membuat MMP Kaltim memiliki cakupan bisnis yang luas dan lebih stabil.
Ia menambahkan bahwa sinergi antar anak usaha menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan.
“Kami tidak ingin setiap entitas berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terhubung dan saling memperkuat,” katanya.
Dengan model holding tersebut, MMP Kaltim optimistis mampu terus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.
