Kompak.id, Samarinda — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 setelah sempat beberapa kali mengalami penjadwalan ulang. Muswil berlangsung di Hotel Aston Samarinda, Rabu (4/2/2025).
Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis, menyebut Muswil digelar setelah melalui proses panjang penyelarasan jadwal sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Awalnya diminta tanggal 27 Desember, tapi kami minta penundaan karena berdekatan dengan akhir tahun dan agenda pemerintahan. DPP kemudian menggeser ke 15 Januari, lalu ke 31 Januari, dan akhirnya disepakati 4 Februari,” ujar Gamalis.
Ia menjelaskan, Muswil dilaksanakan sebagai bagian dari amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP hasil Muktamar yang mengatur bahwa Muswil harus digelar maksimal tiga bulan setelah Muktamar nasional. PPP sendiri telah melaksanakan Muktamar pada Oktober 2025 lalu.
Gamalis menambahkan, Muswil PPP Kaltim hanya memiliki agenda tunggal, yakni pemilihan ketua DPW. Namun, mekanisme yang digunakan bukan melalui pendaftaran terbuka dan kampanye kandidat, melainkan melalui sistem formatur.
Peserta Muswil akan memilih lima orang formatur yang terdiri atas satu perwakilan DPP, satu perwakilan DPW, dan tiga perwakilan DPC dari total 10 kabupaten/kota di Kaltim. Kelima formatur inilah yang akan bermusyawarah menentukan ketua terpilih, sebelum bersama-sama menyusun kepengurusan.
“Hari ini belum ada kandidat yang secara resmi menyatakan maju. Semua diserahkan ke forum. Formatur nanti yang bekerja,” katanya.
Hingga Muswil berlangsung, belum muncul calon kuat secara terbuka. Ditanya perihal kemungkinan maju kembali sebagai Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis menyatakan siap kembali memimpin jika diminta oleh anggota dan formatur.
“Kalau formatur meminta, sebagai kader saya siap. Apalagi saya juga menjabat Wakil Bupati Berau, tentu tidak etis menolak amanah organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sesuai keputusan internal partai, hasil Muswil harus rampung maksimal tujuh hari setelah pelaksanaan karena seluruh ketua DPW terpilih dijadwalkan menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP.
“Targetnya tanggal 9 atau 10 sudah ada ketua definitif supaya bisa ikut Mukernas,” pungkasnya.
