Kompak.id | Komunikatif, Profesional & Kredibel
ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM

Akses Darat ke Mahakam Ulu Jadi Proyek Prioritas di Tengah Pemangkasan Anggaran Infrastruktur

Kompak.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan pemangkasan anggaran infrastruktur tahun 2026 tidak menghentikan seluruh proyek pembangunan. Salah satu proyek yang tetap masuk prioritas utama adalah pembangunan akses jalan menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), wilayah yang selama ini sangat membutuhkan jalur darat yang memadai.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji mengatakan, pemerintah sepakat mempertahankan proyek ini karena nilainya strategis untuk membuka isolasi wilayah hulu Mahakam yang selama puluhan tahun hanya bisa diakses melalui jalur sungai dan udara. Di tengah keterbatasan anggaran, proyek Mahulu tetap disiapkan dengan sokongan dana dari APBD dan APBN.

“Untuk Mahulu masih ada anggarannya tahun depan Rp100 miliar. Kemudian dari kementerian juga ada kurang lebih sekitar Rp420 miliar,” ujar Seno, Kamis (4/12/2025).

Menurutnya, keberadaan akses darat yang layak ke Mahulu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan fondasi penting bagi pemerataan layanan publik. Jalur tersebut akan memperlancar distribusi logistik, mengurangi ketergantungan ongkos transportasi udara, dan meningkatkan efektivitas layanan seperti kesehatan, pendidikan, hingga pengiriman barang kebutuhan pokok.

Lebih jauh, keberadaan jalan mulus hingga Ujoh Bilang yang merupakan ibu kota Mahulu diproyeksikan membuka aktivitas ekonomi baru.

“Mulai dari perdagangan antarwilayah, pertumbuhan UMKM lokal, hingga peluang investasi yang selama ini terhambat oleh terbatasnya konektivitas,” papar Seno.

Seno menegaskan, proyek ini tetap dijalankan karena manfaatnya bersifat jangka panjang dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Meski tekanan anggaran kuat, ia mengatakan Pemprov Kaltim tidak ingin menyentuh program pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga di wilayah pedalaman.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa proyek jalan Mahulu dapat diselesaikan sesuai target.

“Insya Allah akhir 2026 jalan di Mahakam Ulu sudah mulus. Sampai Ujoh Bilang,” katanya.

Dengan tetap dipertahankannya proyek ini di tengah pemangkasan belanja, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang selama ini tertinggal. Proyek akses Mahulu diharapkan menjadi simbol pemerataan pembangunan Kaltim sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan hulu Sungai Mahakam. (Adv/Ain/Diskominfo Kaltim)

Related posts