Kompak.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) makin menggeber pembangunan infrastruktur vital untuk memperkuat potensi masuknya investasi. langkah yang dilakukan ialah sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas melalui infrastruktur transportasi dan pelabuhan yang dinilai menjadi kunci agar proyek investasi bisa berjalan efektif dan cepat menyentuh masyarakat.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menyebut kelancaran arus logistik dan distribusi sangat penting agar produk-produk hasil hilirisasi, pertanian, sawit, dan industri bisa diolah, dipasarkan, serta diekspor secara efisien.
“Tanpa konektivitas dan pelabuhan yang memadai, investasi akan sulit dibawa ke tahap produksi dan distribusi, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat bisa tertunda,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Salah satu infrastruktur strategis yang diandalkan ialah Kaltim Kariangau Terminal (KKT Kariangau) di Balikpapan, pelabuhan internasional yang kini menjadi simpul logistik utama di Kaltim. KKT Kariangau berperan sebagai pintu ekspor-impor serta jalur distribusi barang dan komoditas industri, sehingga sangat penting untuk mendukung kawasan industri dan investor.
Dengan pelabuhan ini, diharapkan distribusi bahan baku dan produk olahan dari kawasan industri maupun perkebunan bisa berjalan lancar, mempermudah investor dalam membangun fasilitas pengolahan dan menjangkau pasar nasional maupun global.
Rudy menekankan bahwa integrasi antara kawasan industri, pelabuhan, dan logistik adalah bagian dari strategi membangun “ekonomi baru” di Kaltim, jauh dari ketergantungan pada tambang.
“Percepatan konektivitas akan memperkuat daya saing Kaltim di mata investor, membuka peluang ekspor komoditas hilir, serta menarik investasi asing dan domestik,” paparnya.
Rudy menjelaskan, Infrastruktur seperti pelabuhan internasional dan jalur logistik modern dianggap sebagai fondasi agar investasi tidak hanya berhenti pada proyek, tetapi benar-benar berbuah ekonomi bagi masyarakat, industri, dan wilayah.
Dengan sinergi kawasan industri, pelabuhan, dan jalur logistik, Kaltim berharap Investasi kian menggeliat dan menjadi motor transformasi ekonomi yang membawa provinsi ini menjadi pusat industri dan ekspor komoditas hilir yang kompetitif, sekaligus mendatangkan lapangan kerja dan kemajuan untuk masyarakat lokal. (Adv/Ain/Diskominfo Kaltim)
